Gadis Montok Ini Diringkus Polisi, Karena Bawa Sabu Rp 21 M

MAKLUMATNEWS.com, BANYUASIN  – Niat baik Azizah Yani (25) untuk membiayai pengobatan orang tua nya berujung petaka. Gadis montok asal provinsi Aceh ini diringkus petugas Polres Banyuasin, lantaran membawa narkotika jenis Sabu dalam tas gendongnya.

Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi SM Pinem saat gelar tersangka, Selasa (7/11/2017) menerangkan, barang bukti  sebanyak 1kg  disita dari tangan  Azizah Yani (25) gadis asal provinsi Aceh dan sabu 93,79 gram diamankan dari tersangka Jamaludin (27) sopir bus Putra Pelangi di Kecanatan Alang Lebar Palembang.

“Dengan digagalkan pengedaran sabu senila kurang lebih Rp 2,1 Miliar ini secara tidak langsung 6000 pemakai terselamatkan,” katanya.

Dia menerangkan, Azizah diringkus saat operasi Zebra (3/11/2017) di si simpang tugu perkantoran Pemkab Banyuasin. “Kami dapat informasi kalau salah satu penumpang bus antar kota antar provinsi, membawa narkoba,” jelas Kapolres yang saat itu bertugas sebagai pimpinan oprasi.

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas menyetop bus ALS asal Medan tujuan Lampung dan menggeledah semua barang serta penumpang bus. “Ternyata di dalam tas penumpang Azizah yang duduk di kursi 23/24 ditemukan narkoba jenis sabu yang dikemas rapi dalam plastik produk herbel China,” jelasnya.

Menurut pengakuan tersangka, tas gendaong warna coklat berisi sabu tersebut titipan temannya dari Medan, milik seseorang tak dikenal, untuk dibawa ke provinsi Lampung. “Tugas saya hanya mendampingi tas ini di dalam bus, setiba di Lampung kata teman saya, akan ada yang ngambil, tapi saya tidak diberi tahu siapa orangnya,” kata tersangka.

Sebagai uang pangkal, tersangka mendapat upah Rp 2 juta rupiah, untuk biaya transport dan makan di jalan. “Nanti bila kerja saya berhasil, saya dijanjikan uang yang lebih besar lagi,” jelasnya.

Apesnya, belum selesai menjalankan tugas kriminalnya, tersangka keburu diciduk petugas. “Sebenarnya saya tahu inu salah, tapi  terpaksa dilakukan demi membiayai orang tua yang saat ini diopname di rumah sakit,” tutur tersangka berusaha meyakinkan.

Namun niat baik yang dilakukannya dengan cara  salah ini berakibat fatal. Jangankan membantu orang tua, gadis putih bertubuh semok tersebut malah menjadi beban psikologis keluarga. “Saya tidak menyangka bakal seperti ini, bakal masuk penjara,” katanya.

Sementara itu ditempat berlainan, Satuan Res Narkoba Banyuasin juga meringkus, Jamaludim (27) supir Bus Putra Pelangi. Dia masuk jebakan satuan petugas yang menyamar jadi pembeli di Jalan Soekarno Hatta kecamatan Alang Lebar Palembang. “Dari tangan tersangka diamankan barang bukti sabu sebanyak 93,79 gram,” lanjut Kapolres AKB Yudhi Surya Markus Pinem.

Kapolres menambahkan, untuk sementara  ini kedua tersangka diamankan di tahanan Polres Banyuasin, guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut. “Atas perbuatannya, dua tersangka dijerat pasal114 ayat 2 subsider 112 ayat dua undang-undang nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis    : Hana