Plt Bupati OKI Pinta Waskita Patuhi Kesepakatan

MAKLUMATNEWS.com, KAYUAGUNG — Plt Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), HM Rifa’i, SE meminta kepada pelaksana proyek Tol (PT Waskita) di wilayah Kabupaten OKI agar mematuhi kesepakatan bersama. Jika kesepakatan tidak dipatuhi, dirinya siap turun secara langsung ke jalan untuk menghadang mobil – mobil pengangkut matrial pembangunan jalan tol tersebut.

Hal ini disampaikan  HM Rifa’i usai memantau secara langsung kondisi kerusakan jalan Kabupaten OKI akibat dilalui truk pengangkut material pembangunan jalan tol, Kamis (22/2).

“Kesepakatan bersama harus dipatuhi, jika tetap dilanggar, saya yang akan turun langsung menghadang truk material tol tersebut,” tegas Rifai.

Rifai, sengaja terjun kelapangan melihat secara langsung kerusakan jalan akibat dari pembangunan dari megah proyek nasional tersebut, yakni mulai dari jalan dalam ibu Kota Kayuagung menuju sepucuk, didampingi Satlantas Polres OKI, Dinas Perhubungan, Dinas PU dan Tata Ruang, Dinas Pertanahan dan PT Waskita Karya yang dilanjutkan rapat untuk mencari solusi bersama.

Rifai mengucapkan terima kasih atas kesediaan PT Waskita yang bersdia duduk bersama mencari solusi untuk jalan di Kayuagung.

“Agar masyarakat tidak lagi resah oleh kerusakan jalan akabat proyek tol. Kita cari solusi agar masyarakat tidak terganggu dan kepada pihak waskita agar bekrja maksimal,” terangnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada pihak waskita agar kesepakatan dapat dijalankan dengan baik, serta akan bertindak tegas kepada waskita agar tidak melanggar kesepakatan. “Kita akan mencari jalan alternatif salah satunya dari jalan lingkar,” tegasnya.

Tambahnya, untuk jalan, trotoar dan ketebalan jalan pun harus dipertimbangkan dengan berkoordinasi kepada dinas terkait.” Jalan Kabupaten yang rusak akibat muatan material tol, harus diperbaiki, kareni itu tanggungjawab sepenuhnya oleh pihak PT.Waskita Karya,” jelasnya

Manajemen PT.Waskita Karya, Rudi menjelaskan, untuk jalur yang dilalui dapat optimal dimana untuk sementara masih menjadi konsep karena masih ada yang harus di konsep. “Untuk pengalihan aktifitas angkutan tidak semuanya kami lalui kejalan alternatif,” jelasnya.

Perwakilan Satuan Lalulintas Polres OKI, Ipda Panca berharapo agar kiranya pihak waskita bisa mematuhi rambu-rambu lalulintas, serta harus sering berkoordinasi.

“Untuk kesepakatan itu hanya diatas kertas, memang mudah jika dilihat sekilas, namun dilapangan sering kali dilanggar oleh pihak pelaksana, jika hal tersebut terus terjadi maka dengan terpaksa akan diambil tindakan tegas,” tambahnya.

Untuk diketahui kesepkatan bersama  jadwal melintas angkutan material proyek tol semestinya pengangkutan material dan alat pembangunan jalan tol dilakukan pada saat Off peak (jam sepi/ saat volume lalu lintas rendah) di dalam Kota Kayuagung, dimana jadwal untuk hari senin – Jum’at dan Minggu, jadwal melintas Pagi : Pukul 08.00 s/d 11.00 wib, Siang : Pukul 14.00 s/d 15.30 wib dan malam Pukul 19.00 s/d 05.00.

Jadwal Khusus Hari Sabtu/ adanya Pasar tumpah : a. Sore : Jam 15.30 Wib s/d Selesai dengan catatan untuk selalu koordinasi dengan Sat-Lantas Polres OKl dan Dishub OKI untuk menjaga agar tidak terjadi Kemacetan. Hal ini sering dilanggar oleh pelaksana proyek Tol karena mengejar target.

PENULIS      : ROSYADA