Ketua Panwaslu: Paslon Kampanye Diluar Zona Silahkan Usir

MAKLUMATNEWS.com, PANGKALAN BALAI —Masyarakat diminta untuk proaktif dalam mengawasi tahapan kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin, jika ada Paslon kampanye diluar zona yang sudah ditentukan KPU tentu masyarakat dapat membubarkan dan mengusir paslon dan tim kampanyenya tersebut.

“Zona Kampanye sudah terjadwal, jika ada paslon melakukan kampanye diluar zona silahkan bubarkan, bila perlu usir, “tegas Ketua Panwaslu Banyuasin Iswadi dalam acara Rapat Koordinasi Menjaga Netralitas Aparatur Sipil Negara, TNI/Polri dan Kepala Desa Se Kabupaten Banyuasin pada Pemilihan Kepala Daerah tahun 2018 di Kabupaten Banyuasin di Gedung Graha Sedulang Setudung Pemkab Banyuasin, Selasa (6/3), seperti dikutip MAKLUMATNEWS.com dari DetikSumsel.com.

Namun sejauh ini belum ada pelanggaran seperti itu, mengingat para paslon yang kampanye sudah memberitahu Panwaslu sehingga dapat diawasi oleh Pamwaslu Kecamatan. “Setiap Paslon Kampanye di Zona mana, ada formulir yang mereka isi sebagai pemberitahuan kepada Panwaslu, “katanya.

Dijelaskan Iswadi, bahwa pengawasan tahapan pilkada ini merupakan tanggungjawab kita semua, tidak hanya menjadi tugas panwaslu.

“Kami panwaslu cuma orang tiga, rasanya tidak bisa mantau seluruh kegiatan kampanye paslon. Maka disini dituntut peran aktif dari masyarakat untuk dapat melaporkan jika terjadi pelanggaran. Hal ini sesuai moto Bawaslu Bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu, “tegasnya.

Terkait pertanyaan Kades, jika berada dilokasi acara pernikahan dan kebetulan ada Paslon yang lagi sambutan?

Dengan tegas, Iswadi mengatakan akan melihat substansinya, karena acara pernikahan bukan merupakan lokasi hajatan. ” Dihajatan calon bupati kampanye dan kades ada disana, panwaslu tidak akan mempersalahkan sebatas kades hanya menghadiri hajatan tersebut, bukan dalam kapasitas memfasilitasi, “terangnya.

Terkait Netralitas Aparatur Sipil Negara, TNI/Polri dan Kepala Desa lanjut Iswadi bahwa aturannya sudah sangat jelas. “Jangankan menjadi tim sukses dan mendukung, sekedar berfoto, menglike di media sosial saja ngak boleh dan ada sanksinya. Artinya aturannya sudah sangat jelas, “tandasnya.

EDITOR    : MIMBAR ABDILLAH