Kejujuran dan Kebenaran

Persipura Bagi SFC Satu Poin Di Kandang

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Sriwijaya FC gagal memanfaatkan laga kandang untuk meraih poin maksimal dan akhirnya harus puas meraih satu poin. Setelah Persipura berhasil come back melalui dua gol Marcel Sacramento di babak kedua, pada menit 63′ dan 68′.

Dalam pertandingan itu, Sriwijaya FC sempat unggul lebih dulu lewat gol Manuchehr Jalilov pada menit 11′ dan Alberto Goncalves menit 36′. Hasil ini membuat pertandingan berakhir dengan skor 2-2.

Dengan perolehan satu poin ini, membuat Laskar Wong Kito naik ke posisi delapan, dengan raihan 5 poin. Sedangkan bagi Mutiara Hitam, perolehan satu poin mengembalikan mereka puncak klasemen sementara dengan 8 poin.

Pasca dimulainya Liga Satu, ini merupakan hasil imbang kedua kali yang diperoleh SFC. Setelah sebelumnya ditahan Borneo FC dilaga kandang. Sementara bagi Persipura, pencapaian ini membuat mereka belum terkalahkan pada empat pertandingan Liga 1 2018 ini.

Dalam Jumpa Pers usai pertandingan, menurunnya konsentrasi pemain pada babak kedua disebut sebagai kambing hitam. Asisten Pelatih Sriwijaya FC Rasiman,menyebut konsentrasi menjadi biang kegagalan Laskar Wong Kito mengamankan tiga poin di kandang.

Akibatnya, meski sempat unggul dua gol di babak pertama melalui Manuchehr Jalilov menit 11′ dan Alberto Goncalves menit 36′. Persipura akhirnya mampu melakukan come back dengan sempurna dengan waktu 7 menit, setelah Marcel Sacramento melesakkan dua gol pada menit 62′ dan 69′.

“Performa kita sebenarnya sudah baik sekali pada babak pertama. Tapi harus kita akui, skill pemain muda Papua cukup membuat kita kerepotan. Sehingga mereka mampu melakukan counter attack cepat yang berujung menjadi gol di babak kedua,”ungkapnya usai laga.

Menurut dia, tidak konsistennya permainan tim yang menyebabkan SFC harus menelan kekalahan di laga ini. Akan menjadi bahan evaluasi pihaknya, sebelum melakukan laga tandang ke markas Persebaya akhir pekan depan.

“Kita tidak bisa memprediksi hasil apapun dalam sebuah pertandingan dalam sepakbola. Disaat ada pemain kita yang sulit beradaptasi dengan cuaca, ternyara hal itu tidak dirasakan oleh anak-anak Papua dan mampu dimanfaatkan oleh mereka,” urainya.

Sementara itu, Pelatih Persipura Peter James Butler mengaku puas dengan raihan satu poin yang diraih anak asuhnya. Apalagi timnya sempat tertinggal dua gol akibat pemain asing lawan, bermain lebih baik di babak pertama.

Karena itulah, pada jeda babak pertama dia terus memberikan suntikan motivasi kepada anak asuhnya, agat tampil lebih berani. Terutama kepada pemain muda dan asing, serta tidak melakukan kesalahan yang tidak perlu.

“Hasilnya, pemain muda yang kita miliki berhasil mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan lebih berkreasi. Kita juga diuntungkan,  karena pemain asing SFC cukup terganggu dengan kondisi panas. Sedangkan pemain kita sudah terbiasa dengan cuaca panas. Sehingga kita bisa mencetak dua gol di babak kedua dan menyamakan kedudukan,”tuturnya

EDITOR    : MIMBAR AS