Wajib Pajak Diteror

MAKLUMATNEWS.com – Alhamdulillah, Media Islam As SAJIDIN edisi September 2018 atau Muharram 1440 H, sudah terbit dan bisa dibaca oleh khalayak sekalian. Semoga bermanfaat !!!

Dalam penerbitan kali ini, kami sengaja mengangkat persoalan pajak yang akhir-akhir ini cukup mmeresahkan para wajib pajak di kota ini, pasalnya oknum petugas pajak memanfaatkan kesempatan atas kelemahan, ke-tidak-tahu-an wajib pajak, sehingga seringkali dijadikan bahan negosiasi alias ATM bagi oknum petugas pajak.

Berikut sedikit cuplikan artikel yang kami jadikan headlines atau berita utama dalam penerbitan As SAJIDIN edisi terbaru ini.

Praktek oknum petugas pajak yang menakuti-nakuti wajib pajak secara diam-diam masih terus berlangsung. Teror terhadap wajib pajak tidak akan berhenti sebelum terjadinya kesepakatan menyetor sejumlah uang kepada oknum tersebut.

Wajib Pajak terutama pada pengusaha dibuat tak berkutik dan selalu dalam posisi lemah. Oknum petugas pajak yang dikenal dengan sebutan Fiskus tersebut membuat resah para wajib pajak yang tak berkesudahan. Beberapa wajib pajak di kota Palembang ini mengungkapkan modus yang dilakukan oknum fiskus tersebut mirip-mirip    pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bangka, Ramli Anwar, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Polda Bangka Belitung, beberapa waktu.  Ramli tertangkap basah meminta uang pelicin Rp 50 juta kepada wajib pajak.
       Kami ini sering ditelepon, bahkan kerap didatangi oleh oknum petugas dengan membawa macam-macam data, kami pusing lantas kami amplopi, selang beberapa bulan kami didatangi lagi. Padahal kami jelas wajib pajak yang patuh, tapi kalau diungkit-ungkit masalah lain, tentu kami resah, ungkap beberapa wajib pajak yang minta identitasnya dirahasiakan.

Sebagaimana biasa adalam penerbitan kali ini, banyak artikel, laporan dan liputan dunia islam yang patut dibaca, semoga bermanfaat. Kami selalu mengharapkan Media Islam As SAJIDIN ini menjadi bagian dari gaya hidup pembaca sekalian, terutama sekali untuk dakwah islamiyah yang rahmatan lil ‘alamin. []Aspani Yasland