Kejujuran dan Kebenaran

Sopir Grab Ini Dihabisi, Lalu Jenazahnya Dibuang Antara Palembang – Muratara

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG – Misteri hilangnya, Sofyan, sopir taksi online (grab) yang dilaporkan hilang sejak Senin (29/10/2018) mulai terkuak. Sofyan dipastikan menjadi korban perampokan disertai pembunuhan oleh tiga pelaku yang hendak menguasai Daihatsu Sigra yang dikendarainya.

Mulai terkuaknya kasus ini, setelah tertangkapnya satu dari tiga pelaku di Kawasan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel. Sedikit berbeda dari tiga perampokan sopir taksi online sebelumnya, kali ini satu pelaku yang telah ditangkap sudah dewasa yakni berumur 42 tahun.

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Zulkarnain membenarkan, anggotanya telah meringkus salah satu pelaku perampokan sopir taksi grab. Kapolda juga memastikan korban Sofyan juga tewas dan jenazahnya dibuang dalam perjalanan dari Palembang menuju Muratara, yakni di kawasan Kecamatan Lakitan, Kabupaten Musirawas.

Adapun pelaku yang ditangkap yaitu RD (42). RD sendiri ditangkap Minggu (11/11/2018) malam oleh tim Jatanras Dit Krimum Polda Sumsel. Menurut informasi, pelaku sudah berkeluarga dan memiliki anak. Masih menurut informasi itu, RD diketahui warga salah satu desa di Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara.

Dengan ditangkapnya RD, Kapolda meminta pelaku lain segera menyerahkan diri atau tindakan tegas dilakukan. “Saya sudah minta Kasubdit III Jatanras tangani si pelaku dengan cara-cara yang humanis. Untuk pelaku lain saya imbau menyerahkan diri sajalah, jangan sampe bernasib seperti yang lain-lain (tembak mati),” kata Kapolda, yang dikutip dari GlobalPlanet.news.

Selain mengejar dua pelaku lain, kepolisian dari Polda Sumsel juga mencari mayat Sofyan, sopir grab yang tewas dibunuh. Menurut informasi, mayat Sofyan dibuang di perkebunan sawit di kawasan Lakitan, Musirawas.
Ketiga pelaku membuang mayat korban di Lakitan saat dalam perjalanan menuju Kabupaten Muratara, tempat RD (42), salah satu pelaku, ditangkap Minggu (11/11/2018) malam.

Kasubdit Jatanras Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara membenarkan sedang memburu pelaku lain dan mencari mayat korban. Dia berharap si pelaku yang sudah tertangkap memberi petunjuk. “Korban sedang dicari, saya sekarang ini masih di lapangan. Pelaku lain sekarang sedang dikejar, termasuk mencari mobil korban,” kata Yoga melalui pesan singkat.
Sebagaimana diketahui, pelaku sengaja memesan Grabcar menggunakan akun seorang perempuan yang tidak mereka kenal Senin (29/10/2018). Setelah Grabcar diorder, korban mengajak sang sopir ke ke lokasi tujuan di KFC bandara.
Diduga kuat korban dihabisi para pelaku setibanya di lokasi tujuan. Selanjutnya korban dibawa dan dibuang oleh pelaku di tepi jalan sebelum tiba di Musi Rawas Utara.

Atas hilangnya korban, pihak keluarga telah melaporkan kejadian ini ke SPKT Polda Sumsel. Dalam laporannya, para perwakilan keluarga melaporkan sang sopir yang hilang misterius.

EDITOR : MIMBAR AS