Curiga Mengintip Mantan Istrinya, Cucung Aniaya Tetangga

MAKLUMATNEWS.com, MUARABELITI — Lantaran curiga mengintip mantan istrinya, Cucung Wintara alias Cucung (26) warga Desa Jajaran Baru II Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Mura nekat menganiaya Markuat (29) warga Desa Megang Sakti V Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Mura tetangganya sendiri. Perbuatan itu mengharuskan pelaku menjadi pesakitan di Polsek Megang Sakti, Minggu (2/12/2018) sekitar pukul 23.00 wib.

Penganiayaan itu terjadi Minggu (2/12/2018) sekitar pukul 22.00 wib di Dusun VII Desa Megang Sakti V Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Mura. Caranya pelaku mencekik leher korban kemudian memukul atau meninju dengan menggunakan tangan sebanyak dua kali dan mengenai kepala sebelah kiri sehingga korban terjatuh.

Pada saat korban terjatuh pelaku menendang perut korban sebanyak satu kali dengan menggunakan kaki kanan pelaku. Akibat perbuatan yang dilakukan oleh pelaku mengakibatkan korban mengalami luka memar dan lecet di kepala sebelah kiri dan luka memar diperut sebelah kiri.

Sebelum kejadian bermula dari korban baru pulang dari bertamu didekat rumahnya kemudian bermaksud mau pulang. Sesampai dirumah korban mengetuk pintu belakang rumahnya setelah itu korban buang air kecil. Namun tiba-tiba pelaku datang dan langsung melakukan penganiayaan. Dan menurut keterangan pelaku penganiayaan tersebut dilakukan dikarenakan pelaku mencurigai korban mengintip mantan istri pelaku. Yang mana antara Pelaku dan istrinya sudah bercerai selama kurang lebih satu tahun serta berencana akan rujuk kembali.

Kapolres Mura, AKBP Suhendro, S.IK melalui Kapolsek Megang Sakti,Iptu Hendrawan, SH.MH, setelah menerima laporan dia memerintahkan anggota polsek Megang Sakti untuk melakukan penyelidik dan penangkapan terhadap pelaku.

Kemudian pelaku dapat diamankan pada saat sedang berada dirumah Windari (mantan istri pelaku) di Dusun VII Desa Megang Sakti V Kecamatan. Megang Sakti tanpa melakukan perlawanan. Selanjutnya dibawa ke Polsek Megang Sakti untuk dilakukan pemeriksaan dan penahanan.

PENULIS : WAN ASRI