Kejujuran dan Kebenaran

Masihkah Penting Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi

Oleh : Syafira Aulia Ramadhani
Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UIN Raden Fatah

 

MAKLUMATNEWS.com, — Apakah penting mempelajari bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi?, pertanyaan itu muncul mengingat Mata Kuliah Bahasan Indonesia hanya ada dalam beberapa prodi dalam subuah perguruan tinggi diluar Fakultas Keguruan Jurusan Bahasa. Berbahasa Indonesia sangatlah penting di pelajari di Perguruan Tinggi. Mengapa demikian? Karena bahasa Indonesia mampu menciptakan sebuah komunikasi yang baik antara seseorang dengan orang lain agar tercipta interaksi timbal balik yang baik di lingkungan sekitar. Apa lagi seperti yang kita ketahui bahwa di Indonesia banyak sekali berbagai macam bahasa daerah. Maka dari itu bahasa Indonesia adalah bahasa Nasional yang harus gunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk menghubungkan antara bahasa satu dengan yang lainnya agar dapat di mengerti orang lain.

Banyak sekali manfaat yang dapat diambil dari mempelajari Bahasa Indonesia. Salah satunya menumbuhkan sikap bahasa yang positif terhadap bahasa Indonesia dan juga meningkatkan kesadaran akan adanya norma dalam berbahasa dan juga secara khusus bertujuan untuk terampil dalam berbahasa Indonesia. Namun masih banyak orang yang menganggap remeh utnuk mempelajari dan menganggap bahasa Indonesia itu sulit. Contohnya, tidak mau menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Apa lagi penggunaan bahasa Indonesia di kalangan remaja saat ini hampir sudah tidak ada yang menggunakannya dengan benar. Di dalam pergaulan anak muda saat ini, cenderung tidak menggunakan bahasa Indonesia dengan benar, karena bagi mereka bahasa Indonesia itu terlalu formal untuk dipakai sehari-hari.

Selain itu bahasa Indonesia juga sudah semakin merosot karena harus bersaing dengan bahasa asing lainnya yaitu seperti bahasa Inggris, Jepang, Mandarin dan Korea. Banyak orang yang beranggapan bahwa bahasa Indonesia itu lebih cocok digunakan pada saat sedang mengikuti acara-acara yang formal seperti saat berpidato dan menyampaikan ceramah. Bahkan bagi anak muda di masa kini, jika sudah pandai menguasai bahasa asing lainnya maka akan dianggap sebagai anak muda yang gaul dan pintar sehingga terlihat lebih keren ketika berbicara menggunakan bahasa asing.

Dalam kehidupan sehari-hari misalnya penggunaan bahasa asing juga sudah sering kita dengar, contohnya : you, thanks, yes, no, tomorrow, dan lain-lain. Ini sangat mempengaruhi gaya bahasa di kalangan remaja kita untuk berbahasa yang baik yang sesuai dengan budaya Bangsa Indonesia. Hal ini cukup memprihatinkan. Jika dari bahasa Indonesia saja kurang di banggakan oleh rakyatnya, maka bagaimana bangsa Indonesia akan mengembangkan kekayaan lain yang dimilikinya. Bagaimana pula kita bisa dikatakan mengabdi kepada Bangsa Indonesia dan selalu menyebutkan sumpah pemuda tetapi masih menggunakan bahasa yang tidak benar.

Yang terpenting dalam berbahasa Indonesia kita harus mau mempelajari dan mendalami serta melestarikan bahasa Indonesia dengan terus belajar dan menggali ilmu pengetahuan tentang bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dengan cara membiasakan diri menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah berbahasa yang baik mulai dari diri kita sendiri, karena hal besar berawal dari hal kecil. Jangan takut menjadi anak muda yang tidak gaul karena menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa sehari-hari, melainkan jadilah sosok anak muda yang bisa menjadi inspirasi dan teladan bagi anak muda lainnya untuk mulai mencintai bahasa Indonesia.

Untuk mewujudkan itu semua hendaknya Perguruan Tinggi tetap mempertahankan Bahasa Indonesia masuk dalam sibalus perkuliahan, bahkan mewajibkan penggunaan Bahasa Indonesia di lingkungan kampusnya.