Tambah Banyaknya Kendaraan Pribadi Memicu Kemacetan

Oleh : Isabella Maharani

Jurusan Ilmu Komunikasi
FISIP UIN RADEN FATAH PALEMBANG


Banyak kemacetan di ruas-ruas jalan terutama daerah palembang. Mengapa itu bisa terjadi ? kemacetan menjadi fakta yang umum ditemui di kota-kota besar termasuk Palembang pada saat jam sibuk pagi dan sore.

Semua ini karena transportasi umum yang kurang layak, sehingga warga enggan naik. Oleh karena itu banyak orang yang memilh untuk menggunakan kendaraan pribadi. Ditambah lagi DP kendaraan yang sangat terjangkau. Hal ini memudahkan seseorang untuk memiliki kendaraan pribadi bahkan lebih dari satu.

Bayangkan saja kendaraan bertambah setiap harinya , sedangkan jalanan yang muatannya sangat terbatas, dengan demikian kemacetan tidak akan lepas. Diharapkan pemerintah dapat menangani masalah-masalah seperti ini, mungkin dengan memperbaiki fasilitas-fasilitas yang ada dalam transfortasi umum, melakukan perlebaran jalan,dan menaikan harga kendaraan, maka orang-orang akan berfikir dua kali untuk memiliki kendaraan.

Dioperasikannya angkutan massal seperti kereta rel ringan atau light rail transit ( LRT) menjadi satu dari sekian alternatif yang ditawarkan pemerintah. Apalagi infastruktur jembatan dan jempatan ini tengah dibangun dan diharapkan bisa mengatasi kemacetan. Dan orang-orang dapat merasakan betapa nyaman untuk menggunakan transfortasi umum, jalan-jalan pun terbebaskan dari kemacetan.

Faktor lain yang penyebab kemacetan lainnya karena ketidak seimbangan antara banyak nya jumlah kendaraan dengan jumlah maupun lebar jalan yang ada,terjadi kecelakaan menganggu kelancaran karena masyarakat yang menonton kejadian kecelakaan atau karena kendaraan yang terlibat belum disingkirkan dari jaur lalu lintas.terjadi banjir juga dapat memperlambat kendaraan karna banyak kendaraan yang berhenti untuk berteduh atau takut kendaraan nya mati akibat banjir dan inilah dapat menimbulkan memperkambatnya kendaraan.

Berdasarkan faktor penyebab yang ada, tentu kita bertanya, apakah ada cara mengatasi kemacetan? Tentu saja ada. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan menyediakan sarana transfortasi yang layak, pelarangan pedagang kaki lima berjualan di pinggiran jalan, pembatasan kepemilikan kendaraan pribadi,perbanyak armada kendaraan masaal yang memadai,mengubah sirkulasi lalu lintas menjadi jalan satu arah.

Dengan menerapkan hal-hal tadi, bukan bearti menghilangkan kemacetan,setidaknya mengurangi kemacetan. Karena kita sebagai warga Indonesia tidak ingin selamanya kemacetan menjadi wajah lalu lintas di negara ini. Para aparat keamanan atau polisi lalu lintas nampak tidak terlihat setiap kali -kemacetan itu terjadi, seakan-akan mereka hanya memandang sebelah mata hal ini, bahkan tak sedikit trafic light yang tak berfungsi.

Tapi dengan menambah panjang dan lebar jalan tidak selalu bisa dilakukan.yang paling mungkin adalah membuat jalan baru, seperti dengan membuat jalan tol di dalam kota. Sampai batas tertentu,membangun jalan tol dalam kotaa memang dapat menagatasi kemacetan lalu-lintas. Akan tetapi kebijakan seperti ini Cuma mengatasi kemacetan untuk sementara waktu jika tidak disertai dengan upaya-upaya lainnya,mulai dari, membenahi manajemen transportasi massal yang murah,nyaman serta aman.

Dari segi waktu, kemacetan sering terjadi takkala para pekerja serentak berangkat dan pulang pada jam-jam yang sama. Dengan melakukan manajemen waktu seperti mengatur jam/shift kerja,kemacetan sesungguhnya bisa dikurangi. Disamping itu,penerapan pola kerja jarak jauh (telework) dapat pula menjadi pilihan untuk ikut mengatasi kemacetan lalu lintas.

Mengubah gaya hidup masyarakat adalah bagian pemecah masalah kemacetan, dengan diarahkan nya gaya hidup yang bersahaja dan lebih ramah lingkungan. Masyarakat kita sekarang ini cenderung lebih memilih menggunkan kendaraan bermotor untuk berpergian dari dan ke satu tempat yang nota bene jaraknya tidak terlalu jauh. Padahal, untuk mencapai tujuan yang jaraknya kuran dari dua kilometer,kita bisa tempuh dengan berjalan kaki.

Sementara untuk tujuan tujuan dengan jarak kurang dari dua puluh kilometer,kita dapat tempuh dengan mengayuh sepeda. Upaya lain yang diharapakan adalah dengan melakukan penertiban kawasan bebas parkir,sekaligus menata perpakiran dengan baik. Karena parkir yang berlapis dan parkir sembarangan juga menjadi penyebab dari kemacetan lalu lintas. Peran petugas satlantas juga sangat dibutuhkan masyarakat untuk hadir tatkala dijam-jam sibuk untuk mengatur lalu lintas, dan memberi tindakan bagi pelanggaran lalu lintas.