Publik Minta Kursi Wabup OI Segera Terisi

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Hampir dua tahun, Ilyas Panji Alam menjadi Bupati Ogan Ilir tapi hingga saat ini belum ada sinyal proses pemilihan wakil bupati sebagai pendampingi Ilyas Panji Alam. Padahal, jabatan wakil bupati (wabup) sangat startegis sehingga roda Pemerintahan di Pemerintahan kabupaten yang baru berusia 15 tahun ini berjalan dengan baik.

Menanggapi hal ini, Sekretaris DPD Golkar Sumsel, Herpanto mengungkapkan, secara lisan DPD Ogan Ilir telah menyampaikan pengusulan nama wakil bupati kepada ketua DPD Golkar Sumsel. Dan saat ini pihaknya terus mengikuti proses yang dilakukan oleh DPRD Ogan Ilir.

“Targetnya belum tahu karena prosesnya ada di DPRD OI, kalau bisa lebih cepat lebih bagus,” kata Herpanto, Kamis (10/1).

Menurut Herpanto, siapa yang akan diusulkan menjadi wabup tergantung dari perkembangan politik dan yang pasti pihaknya memiliki banyak kader di OI mulai dari ketua DPD hingga anggota fraksi Golkar DPD Golkar OI.

“Kita lihat nanti, yang jelas Golkar tidak kehabisan kader yang berkualitas. Banyak kader yang mampu untuk diusung menjadi wabup mendampingi pak Ilyas,” jelasnya.

Sementara menanggapi hal ini, pengamat politik Joko Siswanto mengatakan, ini menjadi pertarungan Golkar apakah memiliki kader yang berkualitas untuk diusung menjadi wabup.

“Kalau sampai sekarang parpol pengusung yaitu Golkar belum mampu menempatkan kadernya, maka dari itu kemampuan Golkar dipertanyakan,” kata Pengamat Politik Sumsel, Joko Siswanto.

Menurut Joko, posisi wakil bupati merupakan hak dari partai Golkar karena bupati sebelumnya merupakan kader partai Golkar. Meski partai pengusung tetap melakukan mekanisme dan pemilihan di DPRD OI.

“Golkar dan partai pengusung tetap mengikuti proses yang ada yaitu mengajukan nama ke DPRD kemudian dilakukan pemilihan, tapi pada dasarnya kader Golkar berpeluang besar menjadi wakil,” kata Joko.

Kalau sampai sekarang belum ada proses pemilihan wabup, lanjut Joko, maka akan terjadi penafsiran liar di tengah publik.

“Dan sisi lain ini juga karena ada kepentingan dari partai pengusung sehingga sampai dengan saat ini belum sepakat siapa yang akan diusung menjadi wakil Bupati,” kata Joko.

PENULIS : Jon Morino