Bawaslu, Forkominda dan Parpol Adakan Nobar Debat Presiden

MAKLUMATNEWS.com, MUARABELITI — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Musi Rawas (Mura), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura dan perwakilan partai politik (Parpol) peserta pemilu akan mengadakan nonton bareng (Nobar) debat Presiden putaran kedua, Minggu (17/2) mendatang.

Hal ini terkuak saat digelarnya rapat bersama, Bawaslu dengan Forkopimda dan Pemkab Mura, Senin (11/2/2019).

Kordiv HPP Bawaslu Mura, Khoirul Anwar, mengakui bahwa nobar ini merupakan hasil diskusi dengan Forkopimda dua minggu yang lalu.

” Kami Bawaslu mengusulkan ada semacam silahturahmi dengan mengundang parpol dan stakeholder yang ada. Untuk menjaga kondusifitas menjelang pemilu dan ini juga merupakan bagian dari pencegahan,” jelasnya, Senin (11/2/2019) usai rapat bersama dengan Forkopimda Mura di Ruangan Opp Room Setda Mura.

Masih katanya kegiatan nobar ini bertujuan juga untuk mensosialisasikan visi dan misi masing-masing calon Presiden.

“Selain silahturahmi, tujuan kegiatan nobar ini adalah ikut mensosialisasikan visi misi dari calon presiden,” katanya.

Dia menyarankan, saat nobar nanti tidak menggunakan dan membawa atribut partai.

“Nobar ini difasilitasi pemerintah yakni di Pendopoan, kami menyarankan supaya tidak ada bentuk yel-yel. Kita tekankan yakni sebagai ajang silahturahmi dan ikut mensosialisasikan visi misi capres kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kemudian tujuan akhir dari kegiatan nobar ini yakni terciptanya kondusifitas sebelum dan sesudah pemilu di Kabupaten Mura.

Sementara Asisten III Pemkab Mura, Edi Iswanto menyambut baik usulan Bawaslu dengan harapan kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi pemangku jabatan dan stakeholder yang terlibat baik itu penyelenggara pemilu, peserta hingga pemerintah daerah.

“Suhu politik menjelang pilpres semakin panas, tugas kita bagaimana mendinginkan suhu politik ini sesuai dengan kapasitas dan kemampuan kita sehingga pemilihan presiden kedepan dapat berlangsung dengan baik, aman dan damai,” ungkapnya.

Untuk peserta nobar nantinya akan dibatasi, hanya untuk penyelenggara pemilu, partai politik dan pemerintah daerah.

“Silahturahmi antara pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan pemilu yang akan datang maka itu nobar itu kita batasi hanya penyelenggara pemilu dan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas,” pungkasnya.

PENULIS : WAN ASRI