Pasar Saham di Sumsel Tumbuh 42 Persen

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Memasuki bulan ke dua tahun ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel) terus berupaya meningkat jumlah dan kualitas investor, apalagi saat ini potensi minat investor sedang dalam tren positif.

Dari data yang dihimpun di lapangan, pertumbuhan Sub Rekening Efek (SRE) investor wilayah Sumsel per Desember 2018 mencapai 42 persen. Kenaikan ini dari tahun sebelumnya mencapai 12.855 rekening tumbuh menjadi 17.695 rekening atau bertambah 5.247 di banding tahun sebelumnya.

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Sumatera Selatan Hari Mulyono mengatakan pegawai swasta saat ini mendominasi investor di wilayah Sumsel dengan persentase 35 persen, sementara pelajar dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekitar 14 persen.

Jika melihat pertumbuhan pasar modal di Sumsel sendiri, papar Hari, saat ini memang bertumbuh cukup menggembirakan. Dahulu waktu BEI hadir di Sumsel tahun 2005, jumlah investor baru sektiar 800 investor namun saat ini sudah mulai mengalami peningkatan signfikan.

Pertumbuhan investor juga dapat dilihat dari Single Investor Identification (SID) yang aktif pada 2017 mencapai 10.522, namun saat ini sudah mencapai 14.855 investor yang aktif. “Saat ini Kota Palembang mendominasi, dari SID yang aktif transaksi 10.490 investor berasal dari Palembang,” katanya.

Dia tidak menampik sejumlah kabupaten dan kota lainnya di Sumsel masih belum menggeliat, namun kini sudah mulai mengenal dan berminat menjadi investor pasar saham, seperti di Kabupaten di Muara Enim yang kini sudah mencapai 956 investor dan 852 investor ini aktif bertransaksi.

“Kabupaten Muara Enim, Lubuk Linggau, Ogan Komering Ulu dan Prabumulih sudah mulai banyak yang menjadi investor saham dan cukup aktif dalam transaksi,” tukas dia.

PENULIS : ENNO