Hangat Diperbincangkan !!! Minarni Soedarjanto, Legenda Pebulu Tangkis Indonesia Jadi Google Doodle

MAKLUMATNEWS.com — Bangsa Indonesia, khususnya dunia bulutangkis, patut berbangga diri karena  legenda pebulu tangkis wanita Indonesia , Minarni Soedarjanto, hari ini, Jumat, 10 Mei 2019,  muncul di Google Doodle.

Nama Minarni Soedarjanto mendadak menjadi perbincangan publik lantaran sosoknya muncul di Google Doodle di halaman pencarian. Google Doodle hari ini memberi kehormatan kepada Minarni Soedarjanto, sosok legenda pebulu tangkis wanita Indonesia. Penghargaan itu diberikan Googel Doodle dalam rangka menyambut ulang tahun ke-75 Minarni Soedarjanto.

 Lalu, sebenarnya siapa sosok Minarni Soedarjanto hingga Google Doodle memberikan penghargaan kepadanya?

Sebagaimana dikutip MAKLUMATNEWS.com dari  BolaStylo.com  , Minarni Soedarjanto adalah wanita yang lahir pada 10 Mei 1994 Pasuruhan, Jawa Timur. Minarni dikenal sebagai sosok wanita yang aktif bermain bulu tangkis pada era 1959 sampai 1975-an. Ia menjadi bagian anggota pebulu-tangkis  Pelatnas sejak berusia 15 tahun.

Semasa kejayaannya, Minarni berhasil meraih gelar juara All England, Malaysia Terbuka, AS Terbuka, Kanda Terbuk, Asian Games, dan Piala Uber. Minarni mewakili Indonesia pada kejuaraan All England 1968 bersama pebulu tangkis hebat lain seperti Rudy Hartono, , Ang Tin SIang, dan Retno Kustiyah.

Kala itu, Minarni meraih medali perak tunggal putri dan meraih juara pada nomor ganda bersama Retno Koestijah. Sedangkan Rudy Hartono berhasil membawa pulang gelar juara dan Muljadi meraih medali perunggu.

Bertanding di All England, Minarni menjadi pebulu tangkis putri Indonesia pertama yang berhasil tembus ke babak final kejuaraan tersebut. Prestasi lainnya berhasil dicatatkan Minarni kala mewakili Indonesia dalam ajang Piala Uber 1975 di Jakarta.

Tim Indonesia yang diperkuat oleh Theresia Widiastuti, Imelda Wigoena, Utami Dewi, Tati Sumirah, Minarni Soedaryanto, dan Regina Masli berhasil mempersembahkan Piala Uber pertama untuk Indonesia usai mengalahkan Jepang di final dengan skor 5-2.

Kemenangan tersebut seolah membalaskan dendam luka Minarni dkk yang sebelumnya kalah dari Jepang pada Piala Uber 1969 (skor 1-6) dan 1972 (skor 1-6).

Minarni tercatat telah memperkuat Indonesia dalam Piala Uber sebanyak lima kali pada era 1960, 1963, 1966, 1969, dan 1975. Pasca memutuskan pensiun sebagai pebulu tangkis, Minarni lantas memilih berkarier sebagai pelatih di Pelatnas dan aktif dalam organisasi PB PBSI.

Minarni telah meninggal dunia di usia 59 tahun, tepatnya pada 14 Mei 2003 di Rumah Sakit Pertamina (RSPP) Jakarta Selatan. Minarni yang meninggal dunia karena komplikasi radang paru-paru serta lever dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan.(*)

Editor : Aspani Yasland