Tak Pasang e-Tax, Satu Pengusaha Pempek Kena SP

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Pemasangan e-Tax untuk pajak online sudah menjadi aturan yang dibuat Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, untuk meminimalisir ketidakpatuhan Wajib Pajak (WP) utamanya restoran, rumah makan, dan juga tempat hiburan.

Hanya saja, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Palembang, menemukan salah satu pengusaha restoran pempek yang enggan dipasang e-Tax oleh petugas dan berakibat pada pemberian Surat Peringatan (SP) I.

“Peringatan pertama tersebut langsung diberikan karena pemilik tidak mau menerima pemasangan e- Tax. Jika masih menolak kita berikan sampai tiga kali. Kalau masih juga tidak mau izinnya kita cabut dan kita segel,” kata Kepala BPPD Kota Palembang Sulaiman Amin, Selasa (9/7/2019).

Sulaiman mengatakan, pihaknya memiliki saksi bahwa yang bersangkutan juga mengajak WP lain untuk menolak pemasangan alat transaksi pajak. Jika ini memang benar dilakukan maka yang bersangkutan bisa dinyatakan sebagai pengemplang pajak.

“Selain izinnya dicabut WP ini bisa dipidana juga,” tegasnya.

Sulaiman mengatakan, pihaknya saat ini menambah kebutuhan e-Tax sebanyak 200 lagi. Sehingga total ada 600 yang bakal dipasang pada wajib pajak.

“Saya minta pemilik mengerti dan dengan mudah untuk memasang e-Tax supaya setiap transaksi bisa diketahui dan nominal pajak bisa real,” katanya.

Pemasangan e-Tax ini akan meminalisir kecurangan antara petugas dan wajib pajak. Sehingga kata dia, tak ada permainan mengenai pajak.

“Kalau ada petugas yang mau bermain-main silakan difoto dan berikan ke saya,” katanya.

Reporter : Pitria