Diduga Hendak Dijual, 1,2 Ton Beras Miskin Diamankan Polisi

MAKLUMATNEWS.com, KAYUAGUNG — Sebanyak, 1,2 ton beras untuk masyarakat pra sejahtera (Rastra) berhasil diamankan polisi dari pabrik pengilingan padi milik Tagok. Setelah sebelum warga Desa Ulak Jeremun, Kecamatan SP Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Jum’at 12/7 memergoki beras tersebut diduga akan dioplos atau dipindahkan ke karung lain untuk selanjutnya dijual.

Suparman (63) salah satu saksi mengaku, informasi ini didapatkan dari warga yang menelponnya, Jum’at 12/7 pukul 01.00 WIB.

Kemudian ia dan warga lainnya langsung ke lokasi dan mendapati seseorang yang sedang mengunci gudang .

“Kami langsung tanyai dia, dan mengancam akan melapor ke polisi tapi dia menantang kami,” terangnya.

Kemudian ia bersama warga melihat pemilik gudang dan pelaku tengah mengoplos beras dari karung bersubsidi ukuran 10 kg ke karung biasa ukuran 50 kg.

Lalu pihaknya mengambil foto dan langsung melapor ke Polsek Sirah Pulau Padang. Sekitar pukul 03.00 WIB anggota yang di pimpin Kanit Reskrim Polsek Sirah Pulau Padang Aiptu Bambang datang tapi di lokasi, sementara sang Kades sudah tidak berada ditempat.

Ditambahkannya, beras yang dioplos ini merupakan beras sisa yang dibagikan kepada warga. Informasinya ada 3 ton tapi yang berhasil diamankan 1,2 ton.

Sementara itu, Kapolsek SP Padang, IPTU Bahtiar melalui pejabat sementara Kanit Reskrim Polsek SP Padang, AIPDA Bambang, membenarkan atas kejadian tersebut dan pihak Polsek SP Padang telah mengamankan sebanyak 1,2 ton Rastra dari hasil penggerebekan yang dilakukan oleh masyarakat.

“Dari pabrik penggilingan padi milik, Tagok, kita berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 86 karung buloq, 6 karung besar berwarna putih polos ukuran 50 kg, dengan jumlah sekitar 1,2 ton. Berikut alat bukti lainnya yakni, berunang, karung kosong dan lain sebagainya,” jelasnya sembari mengatakan kasus ini telah dilimpahkan ke Polres OKI.

Reporter : Alqarni