Kemarau, ACT Sumsel ‘Siram’ Warga Air Itam Dengan Air Bersih

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Kemarau panjang yang diprediksi oleh BMKG selama bulan Agustus hingga September mendatang menyebabkan sejumlah wilayah di Indonesia mengalami kekeringan, termasuk Sumatera Selatan.

Menanggapi hal ini, Tim Global Zakat ACT Sumsel berupaya hadirkan air bersih untuk warga yang membutuhkan di Kelurahan Pulo Kerto, Kecamatan Gandus, Kamis (11/7).

Memasuki wilayah distribusi dengan kondisi jalan yang berliku, terlihat dari kejauhan para warga telah berjejer menunggu bersama dengan derigen-derigen kosong di tangan mereka. Begitu mobil tangki air dari ACT tiba, mereka pun langsung menyambut dengan senyuman hangat dan antusias kehadiran tim Global Zakat ACT.

Branch Manager ACT Sumsel, Ardiansyah, mengatakan bahwa, distribusi air bersih ini dilakukan sebagai bentuk respon cepat untuk mengatasi kekeringan yang terjadi di sejumlah daerah di Sumsel, khususnya untuk para warga yang notabene tergolong prasejahtera.

“Alhamdulillah, hari ini tim Global Zakat ACT Sumsel hadir untuk memberikan air bersih yang layak bagi warga yang membutuhkan, distribusi ini juga sebagai bentuk respon cepat untuk mengatasi kekeringan yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, khususnya di Sumsel, ini adalah titik pertama distribusi air bersih, selanjutnya kita juga akan kembali mendistribusikan puluhan ribu liter air bersih ke beberapa titik di Sumsel”, jelas Ardi.

Mas, salah satu warga yang menerima distribusi air bersih menuturkan rasa syukurnya atas kehadiran Tim Global Zakat ACT Sumsel di daerah mereka.

“Kami senang sekali sudah diberikan air, harapannya semoga selanjutnya juga tetap bantu kami, karena kalau kemarau disini air di sungi jadi kering juga”, sahut Mas.

Paralel dengan distribusi ini, dilokasi yang berbeda, tim ACT juga tetap membersamai para penyintas kebakaran dengan membangun dapur umum dan membuka layanan kesehatan gratis bekerja sama dengan PSC 119 Sumsel dan Klinik Ummat, untuk melayani para warga yang membutuhkan makanan siap saji dan pengobatan.

Reporter : Alqarni