Ayo Jangan Buang Sampah Sembarangan

MAKLUMATNEWS.com, PAGARALAM — Masalah sampah seperti tidak pernah akan berakhir selama kehidupan masih ada. Namun, yang terpenting tingkat kesadaran masyarakat harus ditingkatkan agar sampah tidak menjadi momok yang menakutkan.

Warga RW 02 Kelurahan Pagar Wangi bergotong royong membersihkan Tempat Pembuangan Sampah Liar ( TPSL), ditebing tepi jalan Pagaralam-Tanjung Sakti. Hal ini dilakukan agar warga tidak lagi membuang sampah ditebing yang dibawahnya terdapat aliran sungai. Demikian pantauan wartawan Maklumat news.com, Senin (15/7/2019).

Ketua RW 02 Alian didampingi Ketua RT 05 Handi menuturkan, saat ini mobil sampah sudah mengambil sampah di Kelurahan Pagar Wangi. Untuk itulah, pihaknya berharap tidak ada lagi warga yang membuang sampah sembarangan, terlebih lagi itu disungai maupun ditepi sungai.

“Sampah plastik yang dibuang ditebing tepi jalan sudah kita bersihkan bersama warga sekitar. Hal ini agar tidak ada lagi warga membuang sampah di lokasi tersebut,” kata dia.

Pasalnya, jelas dia, sampah tersebut jika hujan turun masuk kealiran sungai hingga menumpuk membuat genangan, tidak jarang juga air naik kebadan jalan akibat aliran tersumbat sampah.

“Marilah kita menjaga lingkungan masing-masing. Jangan lagi asal membuang sampah karena sudah ada petugas yang mengambil sampah pada jam-jam tertentu,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Pagaralam Muhammad Fadli menuturkan, sampah ini memang masuk program 100 hari. Dimana, masalah sampah sudah dan akan terus dikerjakan dan pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat sadar akan kebersihan lingkungan.

“Kita sudah dan akan berusaha maksimal untuk membuat Kota Pagaralam menjadi bersih. Namun, tentu tidak itu saja kesadaran masyarakat juga harus ditingkatkan sehingga dapat membuang sampah ditempat yang telah disediakan,” paparnya.

Dikatakan Fadli, untuk masalah sampah tidak akan pernah berakhir selama masih ada kehidupan atau dengan kata lain sampah adalah masalah seumur hidup. Program 100 hari kerja mengenai sampah adalah ajakan serta sosialisasi bahwa masalah ini adalah masalah dan tanggung jawab bersama-sama, tentu tidak akan selesai selama 100 hari. Namun, yang terpenting masyarakat dapat mematuhi aturan membuang sampah sebelum petugas kebersihan mengangkut sampah. Tentu kita masih terus berupaya mencarikan solusi terbaik terkait penanganannya.

“Jangan petugas sudah mengambil sampah warga baru membuang sampah. Akibatnya, meskipun baru diangkut sampah kembali menumpuk,” tutupnya

Reporter : Robby Putra Bhakti