Pemprov Kucurkan Dana Rp30 Miliar, Jembatan Tebat Gheban Dibangun 2020

MAKLUMATNEWS.com — PAGARALAM, – Lama tak terdengar jembatan yang belum selesai (mangkrak) yang berada dijalan Lingkar Timur Kota Pagaralam, tepatnya di kawasan Tebat Gheban Dusun Alun Dua, Kecamatan Pagaralam Utara terjawab sudah. Pasalnya, pembangunan jembatan akan dilakukan tahun 2020 melalui bantuan Provinsi sebesar Rp30 miliar.

Wakil Walikota Pagaralam Muhammad Fadli menuturkan, bahwa dirinya bersama Walikota Pagaralam Alpian Maskoni telah mengusulkan penyelesaian dua jembatan yang belum tuntas dijalan Lingkar Timur tersebut ke Gubernur Sumsel.

“Alhamdulillah usulan yang kita berikan disetujui. Bahkan, untuk anggaran pembangunan jembatan senilai Rp30 miliar melalui bantuan provinsi akan digelontorkan tahun 2020 ini,” kata Fadli, saat diwawancarai wartawan Maklumatnews.com.

Dikatakan Fadli, terealisasinya pembangunan lanjutan jembatan Tebat Gheban tidak lain berkat perhatian Gubernur Sumsel H Herman Deru kepada Kota Pagaralam. Mengingat kondisi jembatan sangat vital sehingga membuat fungsi jalan Lingkar Timur terganggu karena putus selama ini.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumsel. Kami berharap bantuan untuk Kota Pagaralam terus berlanjut sehingga daerah ini bisa bersaing dengan daerah lain,” kata dia.

Selain itu, kata Fadli, pihaknya juga mengusulkan satu lagi jembatan dijalan Lingkar Timur yakni diatas Sungai Air Betung. Dimana, usulan juga sudah dimasukan ke Pemprov Sumsel. Jika ada dana lebih diakhir tahun 2019 ini, kemungkinan jembatan diatas Sungai Air Betung juga bisa dibangun. Namun, itu semua tergantung kebijakan Pemprov Sumsel.

“Sejauh ini tanggapan Pemprov Sumsel sangat positif. Besar harapan kita kedua jembatan ini bisa segera rampung. Untuk itulah, kami sangat butuh dukungan semua pihak agar jembatan ini bisa diselesaikan,” tutur dia.

Berdasarkan pantauan wartawan, sejak dibangun pondasi jembatan, jalan utama Lingkar Timur rusak parah dampak pembangunan. Akibatnya, jalan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Padahal, jalan ini akses penting bagi masyarakat baik untuk ke kebun atau lainnya.

Reporter : Robby Putra Bhakti