BKPSDM Mura Terapkan aplikasi E-Renumerasi Kinerja

MAKLUMATNEWS.com, MUARABELITI — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Musi Rawas (Mura) akan menerapkan aplikasi E-Renumerasi Kinerja. Tujuannya untuk meningkatkan dan memantau kinerja Aparatur Negeri Sipil (ASN) Kabupaten Mura.

Aplikasi yang akan diterapkan ini merupakan turunan dari Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Yayan A Brillyana dengan Kepapa BKPSDM Mura, H Rudi Irawan tentang Pengembangan dan Implementasi Aplikasi Manajemen Aparatur Sipil Negara.

Kepala BKPSDM Mura, Rudi Irawan, menerangkan penandatangan PKS Ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara Pemkab Mura dengan Pemkot Bandung dalam penerapan Smart City di Kabupaten Mura.

Untuk tahap awal, lanjut Rudi tim BKPP Kota Bandung yang diketuai oleh Kabid Evaluasi Kinerja dan Kesejahteraan Pegawai pada BKPP Kota Bandung, M. Harry Crismarjadi, SH,MM ke Mura akan melakukan pendampingan dalam penyusunan konten aplikasi E-Renumerasi Kinerja sekaligus instalasi aplikasi

“Dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat membantu Pemkab Mura dalam mengukur kinerja ASN sebagai dasar pemberian tunjangan kinerja yang nantinya akan diterapkan secara bertahap,”ujar, Senin (26/8/2019).

Selain itu juga, pihaknya juga akan menerima 3 Aplikasi yang terintegrasi dan dapat memonitor tingkat kinerja dan disiplin PNS secara real time untuk bahan evaluasi.

“Ketiga aplikasi yang akan diinstal untuk kebutuhan manajemen ASN di Kabupaten Musi Rawas yg diberikan secara gratis oleh Pemkot Bandung diantaranya E – Renumerasi Kinerja (e-RK), SIMPEG dan SIAP (Sistem Informasi Presensi),”paparnya.

Ditambahkan Kabid Mutasi dan Kepangkatan BKPSDM Mura, Amin Subagia, untuk penerapan aplikasi ini, BKPSDM Mura akan berkerjasama dengan Dinas Kominfo Mura untuk penyediaan infrasrukturnya dan Bagian Organisasi untuk Analisis Beban Kerja dan Analisi Jabatan.

“Untuk uji coba dan penerapan akan dikaji dulu OPD mana yang akan diimplementasikan terlebih dahulu dengan melihat kesiapan ABK (analisi beban kerja) dan Anjab (analisi jabatan) serta infrastruktur pendukung yang ada,”pungkasnya.

Reporter : Wan Asri