Tingkatkan Peran Aktivis PATBM Ditingkat Desa

MAKLUMATNEWS.com, MUARABELITI — Untuk memperkuat kemampuan dan keterampilan pada penggerak atau aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) ditingkat desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Musi Rawas (Mura) menggelar pelatihan tentang perlindungan anak. Pelatihan tersebut diikuti 199 kepala desa dan lurah se-Kabupaten Musi Rawas (Mura) dilaksanakan di gedung BLK, Senin (26/8/2019).

Salah satu narasumber dalam kegiatan ini adalah Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Lubuklinggau, Faiq Nurfiqri Sofa, yang membahas tentang sistem peradilan pidana anak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Mura, Jamil Kamal mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan para aktifis PATBM ditingkat desa dan kelurahan.

Sementara itu, Bupati Mura, H Hendra Gunawan diwakili Asisten I Pemkab Mura H Heriyanto, mengatakan, perlindungan anak dan pemberdayaan masyarakat merupakan urusan wajib yang harus diselenggarakan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah termasuk kabupaten dan kota.

Hal ini sesuai dengan undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
Dikatakan, Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) adalah sebuah gerakan dari jaringan atau kelompok warga pada tingkat masyarakat yang bekerja secara berkordinasi untuk mencapai perlundungan anak.

Dijelaskannya bahwa pelatihan PATBM adalah sebagai upaya untuk membangun intervensi perlindungan anak yang terpadu dengan melibatkan partisipasi masyarakat di tingkat provinsi, kabupaten/kota dan desa.

Untuk diketahui bahwa pelatihan ini pada dasarnya adalah pelatihan motivasional yaitu mendorong peserta untuk mempunyai paradigma dan sikap mental positif yang mendukung upaya perlindungan anak yang merupakan wujud tanggung jawab bersama.

Dia menambahkan kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan dan keterampilan pada penggerak atau aktivis PATBM ditingkat desa agar mampu melaksanakan tugas dan fungsinya dalam rangka mewujudkan upaya perlindungan anak dari tindak kekerasan yang berhasil dan berkelanjutan di tingkat masyarakat.

Dan bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas peserta pelatihan sehingga mempunyai kemampuan untuk terlibat aktif dalam perlindungan anak.

Reporter : Wan Asri