Suami Aniaya Istri di Ringkus

MAKLUMATNEWS.com, BANYUASIN — Jalinan rumah tangga Sukriyadi (45) dan Lina Marlina (38) yang telah dibangun selama lima tahun bubar. Penyebabnya ialah karena sang istri menolak mengurus buah hati mereka yang baru berusia 2,5 tahun. Kejadian terjadi di awal Agustus 2019, di rumah pasangan suami istri ini di Jalan Sabar Jaya, Lorong Puskesmas, Kecamatan Mariana Ilir, Kabupaten Banyuasin.

Sukriyadi langsung gelap mata. Dia lalu mencabut sebilah pisau dari pinggang dan mengalungkan senjata tajam tersebut ke leher sang istri, sambil mengancam , Lina sendiri mengalami luka di bagian leher.

Dari peristiwa yang terjadi awal Agustus 2019, di rumah pasangan suami istri ini di Jalan Sabar Jaya, Lorong Puskesmas, Kecamatan Mariana Ilir, Kabupaten Banyuasin, Lina mengalami luka di bagian leher.

Tak terima dengan perlakukan suaminya, Lina lantas melaporkan peristiwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dia alami ke Polsek Mariana. Laporan ini pun langsung ditindaklanjuti Unit Reskrim.

Namun informasi yang didapat pelaku sudah melarikan diri ke daerah Batam, Kepulauan Riau. Merasa telah aman, dan mendapat kabar ibunya sakit, akhirnya Sukriyadi memutuskan kembali ke rumahnya pada Kamis (29/8).

Mendapat informasi tersangka kembali, anggota Unit Reskrim Polsek Mariana langsung bergerak cepat dan meringkus Sukriyadi di rumahnya, pada Sabtu (31/8/2019) dini hari.

Kapolsek Mariana, AKP Agus Irwantoro, membenarkan penangkapan terhadap pelaku KDRT tersebut. “Mendapat informasi tersangka kembali, kita langsung perintahkan anggota Unit Reskrim melakukan penangkapan terhadap tersangka di rumahnya,” katanya, Rabu (4/9).

Dari penangkapan itu, pihaknya turut mengamankan barang bukti secarik surat cerai dan bukti visum tersangka. “Untuk barang bukti senjata tajam jenis pisau yang digunakan korban melukai istrinya,” katanya.

Sukri mengakui perbuatannya yang telah melukai leher dan tangan istrinya dengan pisau. Dia mengaku kesal dengan jawaban sang istri yang menolak mengurus anak mereka.

“Saya kesal karena jawabannya tidak enak waktu saya suruh ngurus anak. Dia bilang ‘nak ngapo kau, uruslah dewek‘. Mendengar jawabannya itu saya khilaf dan mencabut pisau dari pinggang dan saya kalungkan ke lehernya,” katanya.

Reporter : Sgw