10 Atlet Woodball Sumsel Siap Turun di Kejurnas PraPON Banten

MAKLUMATNEWS. com, PALEMBANG –Sebanyak 10 atlet woodball Sumsel akan diturunkan pada laga bergengsi single event Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Prakualifikasi PON di Tangsel Banten Oktober 2019 mendatang.

Kejurnas Pra PON ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya atlet Sumsel juga menurunkan kejuaraan yang sama pada Juli lalu ditempat yang sama dan berhasil meloloskan dua atlet putra dan dua atlet putri yakni Sarrah Rahayu Lestari dan Mutiara Wahyuni serta dua atlet putra M Ali Hanafi dan Hengky Kumbara.

Demikian dikatakan Ketua Umum Pengprov IWbA Sumsel Hj Sunnah NBU MH, Selasa (17/9/2019). Menurutnya, saat ini mereka yang lolos PON maupun yang akan ikut Kejurnas Pra PON terus menjalani latihan terpusat.

“Kita menargetkan 8 atlet yang terdiri dari 4 atlet putra dan 4 atlet putri yang akan turun di PON Papua 2020 nanti. Dan Pra PON Juli di Banten kemarin dua atlet putra dan dua atlet putri sudah berhasil lolos, tinggal harapan kita di Kejurnas Pra PON Oktober di Banten yang akan datang bisa tambah dua atlet putra dan dua atket putri,”harapnya.

Dia menambahkan bahwa Kejurnas Pra PON menjadi kompetisi wajib bagi atlet yang akan tampil di PON XX Papua 2020 mendatang. Oleh karena itu, ia berharap atlet woodball Sumsel bisa memberikan capaian yang terbaik.

Untuk membidik tiket PON lanjutan di Banten nanti, Pengprov IWbA telah menyiapkan 10 atlet woodball andalan Sumatera Selatan yang saat ini terus menjalani persiapan.

Kesepuluh atlet tersebut adalah Priyo Astoko, Ryan Hidayat, Okta Dwi Saputra, Roy Natal Purba, Kahar Saputra, Nabila Putri Arif Arma Dani, Dila, Reni Wahyuni, Mery Andani dan Tasya Sapayona Holau.

“Meski kita akui bahwa rival dari Pulau Jawa dan tuan rumah tentu menjadi musuh berat. Tapi optimis anak-anak kita bisa mempersembahkan yang terbaik.

Sunnah menambahkan bahwa komitmen Pengprov IWbA Sumsel untuk tampil di PON Papua tak hanya isapan jempol. Bahkan berbagai program atlet yang lolos PON akan menjalani pemusatan latihan atau Training Center.

“Jadi atlet yang lolos di pra PON akan mengikuti program pemusatan latihan Sriwijaya 2020, ditambah dengan mengikuti berbgaai kejuaraan nasional hal ini dilakukan agar para atlet dapat menjaga teknik dan skill nya serta berjiwa kompetisi sebelum bertanding di PON 2020 Papua,”jelasnya.

Reporter : Sugi