Diduga Ada Oknum Eks DPRD OI Bawa Pulang Furniture dan Barang Elektronik

MAKLUMATNEWS.com,INDERALAYA –Miris ulah yang diduga dilakukan oleh beberapa oknum anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir (OI), pasalnya usai tak lagi menjabat beberapa furniture dan barang elektronik yang ada di ruang pribadi diduga dibawa pulang

Barang-barang tersebut adalah kursi, sofa hitam berukuran kecil, tv dan dispenser. Jika dinilai dengan rupiah sebenarnya bagi orang yang diduga pernah duduk di kursi empuk tersebut hanyalah sekadar barang receh yang tak terlalu berarti. Barang-barang yang “hilang” tersebut sebagian terdapat di ruang 10, 19, 23 dan sebagian ruang lainnya

“Ada yang benar benar sisa meja, kursi besar dan kursi tamu, namun ada yang cuma ambil tv atau dispenser atau sofanya saja. Saya bingung juga kok diambili barang inventaris milik negara, kan tidak boleh itu, kasihan yang baru masuk ruangan. Contohlah seperti Pak Adinul, Pak Irdansyah bagus itu orangnya, tahu aturan, “kata salah satu penjaga gedung yang enggan disebutkan namanya

Sementara itu anggota DPRD Amril mengaku bingung banyak ruangan pribadi yang kehilangan beberapa fasilitasnya. “ya kasihan juga ada yang tidak ada sofa, ada yang tersisa meja dan kursi besar saja. Jadi bingung kok yang begitu begitu dibawa ya, untuk apa?, sejar juga, “ujarnya

Kabag Umum DPRD OI Muttabah mengatakan pihaknya sudah membuat surat edaran yang menyatakan bahwa dilarang membawa barang investaris jenis apapun dari ruang pribadi DPRD dan akan segera memberikan kepada anggota maupun mantan anggota DPRD OI.

“ya kita kalah cepat buat suratnya, karena sibuk menyiapkan pelantikan kemarin. Memang kami akui ada sofa, tv, dispenser, gantungan yang sudah tidak ada di tempatnya. Kita peringatkan itu inventaris jangan dibawa pulang tapi tidak menggubris. Yang jelas sudah kita berikan peringatan lisan, dan segera kita surati agar menggembalikannya. Kita juga tidak bisa memberikan sanksi hanya bisa pendekatan persuasif,”jelasnya

Disinggung soal bagaimana solusi bagi anggota DPRD baru yang tidak ada fasilitas di ruang pribadinya, ia juga mengaku bingung solusi apa yang akan ditawarkan. “bingung juga jadinya, saat ini juga belum ada pengadaan baru. Paling kita rapatkan dulu apa solusinya, “jelasnya.

Reporter : Henny