Kabut Asap Makin Parah di Kota Palembang, Anak-Anak Sekolah Diliburkan Mendadak

 

 

MAKLUMATNEWS.com – Kabut asap makin parah melanda kota Palembang. Anak-anak sekolah terpaksa diliburkan mendadak, menyusul adanya surat edaran dari Dinas Pendidikan Palembang, Senin, 14 Oktober 2019 pagi ini.

Berdasarkan pemantauan  MAKLUMATNEWS.com, Senin pagi ini, serangan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) paling parah dan kian menebal, sehingga memang sangat mengganggu aktivitas warga, terutama dari anak-anak sekolah.

Dalam tiga bulan terakhir ini, udara kota Palembang belum bisa bersih dan selalu diliputi kabut asap yang sangat mengganggu kesehatan warga, namun pada Senin pagi ini, kabut asap paling parah. Mulai subuh hari, serangan kabut asap mulai terlihat menebal dan menyesakan pernafasan dan sampai menjelang siang hari sekitar pukul 8.00 Wib, asap masih belum bisa beringsut dan terus mengapung serta mengganggu jarak pandang, terutama para pengedara sepeda motor di jalan raya.

Sementara itu, kabut asap juga telah menutupi Jembatan Ampera, sehingga wajahnya yang menjadi ikon kota Palembang ini, tidak bisa dilihat dari kejauhan arena tertutup asap.

Berdasarkan informasi yang dhimpun, akibat kabut asap beberapa penerbangan pagi hari seperti ke Bangka Belitung terpaksa ditunda untuk waktu yang belum ditentukan, pun penerbangan ke Jakarta. Kabut asap terlihat juga menutupi landasan Bandara Internasional Sulatan Mahmud Badaruddin II, Palembang.

Seluruh siswa yang sudah kadung datang ke sekolah, terpaksa pulang cepat karena ada edaran Diknas Palembang, hari Senin ini tidak ada sekolah alias libur.

“Terpaksa jemput lagi, padahal barusan masuk kantor, katanya karena ada asap,” ujar seorang bapak yang menjemput anaknya yang bersekolah di SD Negeri 160 Sekip Ujung.

Informasi yang beredar di broadcast WA Imeneybutkan seperti ini : “INSTRUKSI KEPALA DINAS PENDIDIKAN KOTA PALEMBANG

Kami terima melalui Kepala Bidang SMP, bahwa siswa KS TK / PAUD / SD/ SMP / KTs Negeri maupun swasta ( TANPA KECUALI ) hari ini Senin 14 Oktober 2019 DIPULANGKAN / BELAJAR DIRUMAH”.

Selanjutnya juga diumumkan bahwa untuk sekolah seterusnya, masih menunggu kondisi asap dan akan diberitahuan kemudian dengan segera.

Upaya pemadaman Karhutla terus dilakukan oleh aparata Pemprov Sumsel, namun entah dari mana serangan kabut asap yang makin menebal ini.(*)

Reporter/Editor : Aspani Yasland