Perbaikan Jalan Batas Muba – PALI dan Lubuklinggau-Mura-Muratara Sudah 100 Persen, Ini Prestasi Pemprov Sumsel

MAKLUMATNEWS. com,PALEMBANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) terus berupaya memperbaiki insfrastruktur yang ada di Provinsi Sumsel, salah satunya memperbaiki jalan yang di pegang oleh pemerintah Provinsi. Melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel telah melakukan perbaikan jalan yang ada di wilayah Musi Banyuasin-Perbatasan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Muba-Lubuklinggau, Simpang Periuk-Tugumulyo-Terawas, dan Terawas-Taba Tinggi-Maur. Kesemua infrastruktur jalan tersebut saat ini sudah dalam kondisi 100 Persen selesai di perbaiki.

Usai melakukan pemantauan jalan di wilayah Muba-Lubuklinggau-Musi Rawas-Muratara, Kamis (17/10), Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUBM-TR Provinsi Sumsel, Darma Budhy mengatakan, hampir seluruh jalan yang sudah diperbaiki saat ini dalam proses serah terima dari pihak kontraktor kepada Dinas PUBM-TR Provinsi Sumsel. “Bahkan untuk ruas jalan Simpang Periuk-Tugumulyo-Terawas sudah diserah terimakan. Yang lainnya masih proses penyerah terimaan,” terang Budhy kepada wartawan di sela-sela peninjauan.

Untuk diketahui, dihari pertama Rabu (16/10), Tim PUBM-TR meninjau perbaikan jalan perbatasan Kabupaten Muba – Pali. Fungsional jalan ini berjarak 37 kilometer dengan nilai kontrak Rp 26 miliar. Adapun proses pengerjaan dilakukan dengan cara berbagai teknik, antara lain, rigit (pengerasan kaku), fleksibel aspal, dan cor beton. “Kalau untuk perbaikan Efektifnya hanya 5 Kilometer, dimana sepanjang 5 KM ini memang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah hingga di genangi air yang cukup dalam,” ungkapnya.

Panjang ruas jalan Simpang Periuk-Tugumulyo-Terawas sepanjang 38 kilometer (fungsional) dengan panjang efektif kontrak 5 kilometer, namun tercapai efektif di lapangan sepanjang 7,2 kilometer dengan nilai kontrak Rp 12,905 miliar.

Menurut PPTK ruas jalan Simpang Periuk-Tugumulyo-Terawas, Ir Bayazi, sebelum dilakukan perbaikan kondisi jalan tersebut mengalami kerusakan cukup parah, dimana ada sekitar 39 titik lobang besar yang membuat pengguna jalan tidak nyaman. “Lobang-lobang besar tersebut akhirnya kita lakukan rekondisi. Yakni, kontruksi agregat Kelas B dan Kelas A, diatasnya aspal dua lapis ac-base lapis kedua acbc. Dengan demikian kontruksi jalan bisa bertahan lama,” terang Bayazi.

Sementara itu, untuk paket jalan Terawas-Taba Tinggi-Maur panjang fungsionalnya 56,250 kilometer dengan panjang efektif 7,22 kilometer. Adapun nilai kontraknya sebesar Rp 15 miliar. “Jenis penanganan yang kita lakukan sama yakni dengan rekondisi dan acbc atau aspal,” terang PPTK paket jalan Terawas-Taba Tinggi-Maur, Firgani.

Reporter : Maulana