Herman Deru Ajak Kepala Daerah Lestarikan Budaya Melayu

Festival Gendang Melayu Nusantara Mendapat Apresiasi dari Ketua Sekretariat DMDI Indonesia dan Presiden DMDI Malaka

MAKLUMATNEWS.com, LUBUKLINGGAU – Kemeriahan Festival Gendang Melayu Nusantara yang digelar dalam rangka menyemarakan hari jadi Kota Lubuk Linggau ke 18 Tahun 2019, Kamis (17/10) malam mendapatkan apresiasi dari Gubernur Sumsetera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru dan Presiden DMDI dari Malaka, Tan Sri Mohd Ali Bin Mohd Rustam yang sengaja hadir dalam acara tersebut.

Menurut Herman Deru yang juga sebagai Ketua Sekretariat Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Indonesia ini, Festival Gendang Melayu Nusantara yang dikemas dalam pesta rakyat dan kembang api yang digelar di stadion Taman Olahraga Silampari Kota Lubuk Linggau itu merupakan salah satu komitmen Pemkot Lubuk Linggau dalam melestarikan kearifan lokal yang patut dicontoh dan diberikan apresiasi.

“Saya apresiasi upaya Pemerintah Kota Lubuk Linggau atas kepeduliannya dalam mempertahankan kearifan lokal. Karena ini aslian warisan leluhur yang tidak boleh sirna di tengah kemajuan teknlogi sekarang,” tegas Herman Deru mengawali sambutannya pada acara pembukaan pesta rakyat tersebut.

Sebagai Gubernur Sumsel sekaligus selaku Ketua Sekretariat DMDI Indonesia, Herman Deru mengharapkan atraksi budaya yang ada seperti Festival Gendang Melayu Nusantara yang diadakan di Kota Lubuk Linggau dapat dijadikan sebagai agenda rutin tahunan dan menjadi rujukan bagi 16 Kabupaten/kota lainnya yang ada di Sumsel.

“Saya harapkan kegiatan budaya seperti ini dapat diadikan agenda rutin tahunan. Saya sebagai Ketua Sekretariat DMDI Indonesia berkomitmen akan menghidupkan kembali semua jenis budaya, adat dan kesenian melayu yang telah menjadi identitas kita yang sangat menghargai warisan para leluhur kita,” tambah Herman Deru.

Dikesempatan ini Gubernur H. Herman Deru juga menyampaikan rasa bangganya atas perkembangan sangat pesat di Kota Lubuk Linggau yang pada tanggal 17 Oktober 2019 genap berusia 18 Tahun.

Sementara itu Presiden DMDI Malaka Tan Sri Mohd Ali Bin Mohd Rustam yang sengaja hadir jauh dari Malaka Malaysia, untuk memenuhi undangan guna menyaksikan gelaran budaya Melayu di Sumsel. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan Walikota Lubuk Linggau yang telah menunjukan komitmennya dalam mempertahankan dan melestarikan adat dan kesenian budaya melayu melalui sejumlah agenda pagelaran budaya seperti halnya yang dia saksikan sendiri pada Festival Gendang Melayu Nusantara di Kota Lubuk Linggau.

“Saya sengaja datang jauh dari Negeri Malaka, ingin melihat langsung pagelaran budaya Melayu yang ada di Kota Lubuk Linggau. Ini luar bisa dan saya ucapakan selamat hari jadi Kota Lubuk Linggau ke 18. Dan selamat kepada Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru yang baru saja dikukuhkan menjadi Ketua Sekretariat DMDI Indonesia,” tegas Tan Sri Mohd Ali Bin Mohd Rustam.

Dilain pihak, Walikota Lubuk Linggau, Prana Putra Sohe dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur H. Herman Deru dan Presiden DMDI Tan Sri Mohd Ali Bin Mohd Rustam yang telah hadir pada Festival Gendang Melayu Nusantara yang digelar di Kota Lubuk Linggau.

Menurut dia pagelaran budaya melayu tersebut sengaja dibuat sebagai rangkaian acara memerihakan HUT Kota Lubuk Linggau ke 18. Melalui acara budaya tegas Prana, kelestarian budaya melayu di Kota yang dipimpinnya tersebut akan tetap ada di tengah derasnya budaya global yang saat ini sulit dibendung.

“Festival ini tidak lain tujuannya untuk melestarikan budaya melayu, sengaja kami undang pak Gubernur sebagai Ketua Sekretariat DMI Indonesia dan Presiden DMDI, Tan Sri Mohd Ali Bin Mohd Rustam dari Malaka. Kami ingin buktikan bahwa kami sangat mencintai dan menghargaai budaya melayu ini,” tandasnya.

Kemeriahan atraksi budaya melayu di Kota Lubuk Linggau kali ini mendapatkan perhatian luar biasa dari warga setempat. Terbukti stadion Taman Olahraga Silampari Kota Lubuklinggau sebagai lokasi acara penuh dipadati warga yang sengaja datang ke tempat itu untuk melihat dari dekat kemeriahan yang terjadi.

Reporter : Sgw/rel humas