Realisasi Pajak Daerah Provinsi Sumsel Lebihi Target

MAKLUMATNEWS.com,PALEMBANG –Realisasi pajak daerah untuk Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk tahun 2019 melebihi target yang telah ditentukan. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumsel, Neng Muhaibah saat diwawancarai, kemarin.

Neng mengatakan, untuk realisasi pajak daerah Provinsi Sumsel pada tahun ini mencapai Rp 3,14 triliun atau 102,35 Persen. “Tahun ini realisasi pajak daerah kita mencapai Rp 3,14 triliun dan nilai ini telah melebihi target yang telah ditentukan yaitu sebesar Rp 3,071 triliun,” katanya

Pencapaian realisasi pajak daerah
Provinsi Sumsel sebesar Rp 3,14 triliun untuk tahun ini tidak terlepas kerja sama dan kerja keras dari semua pihak terkait. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak seperti Ditlantas Polda Sumsel, Jasa Raharja hingga wajib pajak yang telah berperan aktif dan sadar untuk membayar pajak,” ujar Neng

Neng menjelaskan capaian pajak daerah tersebut terdiri dari lima jenis penerimaan, meliputi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) 108,18 persen dari target Rp 905 miliar realisasi Rp 979 M, kemudian Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) 102,10 persen dari target 913 Miliar terealisasi Rp 932 Miliar. “Lalu, Pajak Air Permukaan (PAP) sebesar 112,49 persen dari target Rp 10 Miliar terealisasi Rp 12,34 Miliar. Sementara untuk Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 109,24 persen dari Target Rp 760 M terealisasi Rp 830 Miliar,” jelasnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, untuk yang kelima yaitu pajak rokok, namun pajak rokok ini tidak tercapai targetnya. “Ya, pajak rokok hanya mencapai 80 persen lebih. Tapi yang seperti yang diketahui bahwa 37 persen secara otomatis dipangkas untuk BPJS Kesehatan. Jika ditotalkan pajak rokok ini tetap tercapai 100 persen,” ungkap Neng.

Neng menambahkan, biarpan realisasi pajak daerah Provinsi Sumsel pada tahun 2019 ini telah melebihi target yang telah ditentukan, namun tidak akan membuat pihaknya berbangga hati. “Realisasi di 2019 mencatatkan yang memuaskan, tapi bukan berarti kita cepat puas karena sudah barang tentu di tahun mendatang kinerja harus ditingkatkan untuk semakin baik lagi,” katanya.

Reporter Maulana