Kebutuhan Bahan Pangan Di Sumsel Dukung Inflasi

MAKLUMATNEWS.com,PALEMBANG -Kebutuhan bahan pangan merupakan salah satu penyumbang inflasi yang terjadi di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumsel, Endang Tri Wahyuningsih saat dihubungi, Selasa (7/1/2020).

Endang mengatakan, inflasi di Provinsi Sumsel pada Desember 2019 sebesar 0,38 persen. “Inflasi ini dipengaruhi atau disumbang dari kebutuhan bahan pangan,” katanya

Adapun kebutuhan bahan pangan yang menjadi penyumbang inflasi di Provinsi Sumsel yaitu cabai merah, bawang merah, telur ayam ras, hingga tomat sayur. “Ya, cabai merah, bawang merah, sampai telur ayam ras masih mempengaruhi terjadinya inflasi,” ujar Endang.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Sumsel, Iwan Gunawan, mengatakan bahwa ada beberapa komoditi yang memang mengalami kenaikan harga. Dia menyebut, di antaranya cabai merah dari Rp40 ribu per kilogram menjadi Rp45 ribu, dan cabe merah keriting dari Rp50 ribu per kilogram menjadi Rp56.800. “Bukan itu saja, cabai burung juga naik dari Rp72.500 per kilogram menjadi Rp75 ribu. Juga bawang putih dari harga Rp32.500 per kilogram menjadi Rp33.500 per kilogram,” katanya

Meski ada kenaikan harga pada beberapa komodoti di wilayahnya, pihaknya mengkalim, masih ada juga komoditi yang mengalami penurunan. “Daging ayam broiler mengalami penurunan, dari Rp32.500 per kilogram menjadi Rp30.800,” ujar Iwan.

Reporter -Maulana