BBPJN Wilayah V Perbaiki Kerusakan Jalintim di Sumsel

MAKLUMATNEWS.com,PALEMBANG – Pada tahun ini, Pemerintah Pusat akan melakukan perbaikan Jalan Lintas Timur (Jalintim) yang ada di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Hal ini diungkapkan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN Wilayah I Provinsi Sumsel, Dedy Mandarsyah saat diwawancarai di kantornya, Selasa (14/01/2020).

Dedy mengatakan, pihaknya pada tahun ini akan memperbaiki kerusakan Jalan Lintas Timur (Jalintim) yang ada di Provinsi Sumsel. “Ya, pada pada 30 Desember 2019 yang lalu, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah V sudah melakukan kontrak kerja dengan kontraktor untuk perbaikan Jalintim,” katanya.

Perbaikan Jalintim tersebut dibagi pihaknya dalam tiga proyek yaitu proyek pertama, perbaikan jalintim Batas Kota Palembang-Betung. Kedua, perbaikan jalintim Betung–Sungai Lilin-Peninggalan dan proyek ketiga perbaikan jalintim Peninggalan–Batas Jambi. “Untuk proyek pertama ini sejauh 55,8 km dengan panjang efektif 21,08 km dan dana Rp124 miliar yang dikerjakan PT Wasko. Untuk proyek kedua sejauh 77,74 km dengan panjang efektif 36 km dan dana Rp209,6 miliar yang dikerjakan PT Adi Karya. Untuk Paket ketiga sejauh 90,15 km dengan panjang efektif 39 km dan dana Rp193 miliar yang dikerjakan PT Yasa Patria Perkasa,” jelas Dedy.

Menurut Dedy, ketiga paket atau proyek pengerjaan perbaikan jalintim tersebut ditargetkan pemerintah pusat selesai pada 30 Desember 2020. Saat ini ketiga paket pekerjaan itu sudah dikerjakan oleh pihak kontraktor sejak Januari 2020 dan saat ini sedang tahapan rekayasa lapangan untuk rekondisi pekerjaan.
“Karena waktunya sangat terbatas, ketiga paket pekerjaan ini serentak dikerjakan. Kami ingin di beberapa titik saat mudik lebaran jalan ini sudah diperbaiki. Kami berharap Maret, sudah bisa pengaspalan dan overlay untuk beberapa titik,” ujarnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, karena jalintim ini menjadi satu-satu akses transportasi antar provinsi antara Sumsel menuju Jambi, maka perbaikan jalintim ini menjadi tantangan tersendiri karena padatnya lalu lintas di kawasan tersebut. “Untuk perbaikan jalintim ini kita akan melakukan rekayasa lalu lintas agar tidak terlalu menyebabkan kemacetan terutama di titik-titik yang cukup parah kerusakannya yakni di Bayung Lincir dan Sungai Lilin (Musi Banyuasin),” ungkap Dedy.

Dedy menambahkan, dalam melakukan perbaikan jalintim ini pihaknya meminta kepada masyarakat untuk bersabar selama pekerjaan ini dilakukan. “Kami menargetkan 2020 ini jalan nasional di wilayah kita dalam kondisi mantap dan dapat dilewati nyaman oleh pengendara,” katanya.

Reporter -Maulana