Polemik Munculnya Raja Baru Dimata Herman Deru

MaklumatNews. Com Palembang – ” Banyaknya kerajaan baru yang muncul akhir-akhir ini adalag bukti bahwa sebagian masyarakat memerlukan pengakuan adat, tradisi dan kebudayaan yang mungkin kurang menjadi prioritas pemerintah daerah,” kata Gubernur Sumsel H Herman Deru, Selasa (25/2/20).

Sebagai Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Herman Deru merasa perlu menyampaikan keprihatinannya, apalagi seperti diketahui kebanyakan kerajaan-kerajaan baru tersebut tidak lepas dari keberadaan Islam sebagai cikal bakal lahirnya kerajaan yang dimaksud.

” Saya menilai, mereka ini merasa kurang diperhatikan baik dari segi nilai-nilai, adat istiadat, kearifan lokal dan sebagainya. Oleh karena itu, saya berharap kepada semua kepala daerah khususnya Sumsel agar dapat memprioritaskan ragam budaya daerahnya masing-masing, “ujarnya kepada AsSajidin seusai menerima kunjungan silaturahmi sejumlah pimpinan media massa di Palembang, Selasa (25/2/20).

Menurut Deru, apa yang menjadi penyebab lahirnya kerajaan baru tersebut tidak bisa dipisahkan dari sebab terjadinya. Oleh karena itu hendaknya semua pihak dapat menjaga karakter budaya adatnya masing-masing.

” Alhamdulillah, Sumsel yang kaya akan kbhinekaan ini masih utuh dan bersatu,” tuturnya seraya mengatakan jika Sumsel memiliki latar belakang Islam Melayu yang wajib di syiarkan.

Disinggung mengenai kondisi beberapa cagar budaya yang saat ini telah kehilangan nilai kesakralannya akibat beberapa pemugaran, Gubernur Deru berjanji akan mengevaluasinya. Salah satu diantaranya adalah pemugaran kawasan Situs Bukit Siguntang.

” Kita akan evaluasi, ya syukur tidak sampai 100 persen lah yang diubah. Kalau hanya bagian luar bangunan utama yang di pugar kita akan lihat sejau mana, tapi jangan bangunan utamanya yang di pugar. Itu sama saja, menghancurkan sejarah, ” ungkapnya.

” Pokoknya yang jelas, saya akan terus memantau kinerja kepala daerah sudah sejauh mana mereka menjaga kriteria adat budayanya.Jangan sampai polemik munculnya kerajaan baru melukai keragaman suku, budaya,agama yang ada di Sumsel ini, ” katanya

Reporter : Jemmy Saputera