Satu Bilik Butuh Biaya Rp 5 Juta 

MAKLUMATNEWS.com,PALEMBANG –Pemerintah Kota Palembang kini mempersiapkan bilik disinfektan yang diletakkan pada setiap pintu masuk. Bilik ini merupakan hasil dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang berinisiatif membuat setelah mendapatkan arahan dari Walikota Palembang Harnojoyo. 

Kepala Dinas PUPR Kota Palembang, Ahmad Bastari Yusak mengatakan, pihaknya membuat contoh bilik sterilisasi yang menyemprotkan disinfektan pada masyarakat sebelum masuk ke gedung perkantoran, seperti Balai Kota Palembang. 

Dalam proses pembuatannya, satu Bilik ini kata Bastari membutuhkan biaya sebesar Rp 5 Juta. “Kita baru buat lima bilik yang silakan bisa dijadikan percontohan baik bagi OPD lain ataupun pihak swasta,” katanya, Kamis (26/3/2020). 

Bentuk bilik sterilisasi yang berbahan plastik tebal, dengan kerangka baja ringan serta dinamo sebagai sumber listrik untuk menyemprotkan spray disinfektan tersebut disiapkan Pemkot sebagai role model bagi pihak-pihak yang ingin menyediakan fasilitas ini di akses masuk gedung kantor ataupun lainnya. 

Ada prosedur sebelum masuk bilik sterilisasi, kata Bastari harus dimulai dengan pengecekan suhu tubuh, masuk bilik sterilisasi dan hand sanitizer. 

“Contohnya sudah ada, mall-mall bisa buat sendiri dan kami siap ajarkan bagaimana cara pembuatannya karena terbatas anggaran. Bilik ini bisa ditempatkan seperti di pintu bandara bahkan sebelum masuk istana presiden juga harus lewat ini,” katanya.  

Sementara itu, Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, pembuatan ruang Disinfeksi ini sebagai upaya pencegahan wabah virus Corona sehingga bisa meminimalisir penyebaran. Produksi ini dari Dinas PU akan terus dilakukan, sesuai dengan kebutuhan. Diutamakan di kantor-kantor pelayanan. 

“Bilik sederhana kita nilai bisa efektif, mengingat penyebaran Covid-19 ini sifatnya bisa saja menempel di baju yang dikenakan. Tapi dengan disemprot di bilik ini mudah-mudahan bisa meminimalisir penyebaran virus,” ujarnya. 

Ditambahkan Plt Kadinkes Kota Palembang, dr Ayus Astoni mengatakan, bilik sterilisasi ini sangat efektif untuk menekan penyebaran Covid-19. Pihaknya telah mengimbau fasilitas kesehatan seperti Puskesmas/klinik untuk menyediakan bilik ini secara mandiri. 

“Karena ini kaitannya dengan anggaran. Kami sudah sempat mencari untuk membeli harganya cukup mahal kisaran Rp 37 juta. Tapi dengan bilik sederhana ini bisa memangkas biaya karena bahannya juga mudah didapatkan,” katanya. 

Dijelaskannya, dalam satu liter disinfektan bisa untuk melakukan beberapa kali penyemprotan, 5 CC cairan untuk satu liter disinfektan. “Harga disinfektan juga dikisaran Rp 75-100 ribu tergantung merek dan konsentrasinya,” katanya.

Reporter : Kamayel Ar-Razi