Setelah Memanas Dengan AS, Kini China VS Australia

MAKLUMATNEWS.com, CANBERRA – Setelah sebelumnya, hubungan China dengan AS memanas menysul pernyataan Presiden AS Trump yang meminta China bertanggungjawab karena Virus Corona. Kini Pemerintah China saling berbalas pantun dengan Australia.

Menteri Keuangan Australia membantah kritikan China yang mengatakan Negeri Kanguru itu hanya membeo pada Amerika Serikat (AS) dalam seruan transparansi sumber virus corona yang berawal di Wuhan. Josh Frydenberg mengatakan kritikan Kementerian Luar Negeri China ‘tidak beralasan dan tidak dapat dibenarkan.

Kementerian Luar Negeri China mengkritik Menteri Dalam Negeri Australia Peter Dutton pekan lalu. Peter meminta China transparan tentang sumber virus yang kini telah menginfeksi lebih dari 2,7 juta orang.

“Peran Dutton, peran perdana menteri, peran saya dan peran semua rekan kami adalah mempertahankan kepentingan nasional Australia dan akan akan terus melakukannya dan kami akan angkat bicara mengenai hal itu sebagaimana yang diminta,” kata Frydenberg, Rabu (22/4), yang dikutip Maklumatnews.com dari Republika.co.id.

Dutton meminta China transparan setelah pemerintah AS mengungkapkan badan-badan intelijen mereka sedang menilai apakah virus corona berasal dari laboratorium biologi di Wuhan, China. Beijing mengatakan jelas Dutton ‘menerima beberapa instruksi dari Washington’.

“Saat ini, politisi-politisi Australia ingin membeo dengan apa yang sudah dikatakan Amerika dan melakukan serangan politik terhadap China,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China seperti yang diunggah Kedutaan Besar Cina di Australia.

Kementerian Luar Negeri China juga menyerang Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne atas pernyataannya pekan lalu. Ia menyerukan peninjauan independen tentang asal virus corona dan penanggulangan yang dilakukan China pada awal-awal pandemi. China mengatakan pernyataan Payne ‘tidak berdasarkan fakta’.

Editor : Sgw