Gubernur Serahkan Ribuan Bantuan Logistik

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru menyerahkan Ribuan Bantuan Logistik Virus Corona kepada 17 kabupaten/kota se-Sumsel di Graha bina Praja Pemprov Sumsel, Selasa (19/05/2020).

Deru mengatakan, pihaknya pada hari ini menyerahkan ribuan bantuan logistik Virus Corona kepada 17 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sumsel. “Hari ini saya menyerahkan ribuan bantuan logistik Virus Corona dan diterima Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten/kota di Provinsi Sumsel,” katanya.

Ribuan bantuan logistik yang diserahkan Gubernur Sumsel tersebut berupa Alat Pelindung Diri (APD), vitamin, obat-obatan, rapid test, thermal gun dan VTM. “Bantuan berupa 8500 rapid test, 1000 pcs face shield, 6200 pcs kacamata google, 7300 VTM, 10000 pcs cover all suit, 5100 pasang handscoon, obat herbal 4000 kotak‚ 340 kotak amaroopo, 340 kotak vitacee, 340 kotak bio ATP, 340 botol imundoo sirup, 340 botol dextropen sirup, 850 kotak hustab,” ujar Deru.

Deru mengungkapkan, pada beberapa hari kedepan kita akan memulai PSBB di Kota Palembang dan Prabumulih. “PSBB bukanlah pemberhentian dan penutupan, tetapi merupakan pembatasan yang disesuaikan dengan kondisi dan karakter daerah masing-masing. Karena Virus Corona (Covid19) tentu akan memberikan dampak terhadap kehidupan sosial dan perekonomian jika tidak ditangani dengan tepat,” ungkapnya.

Dijelaskannya, kemungkinan untuk bertambahnya pasien positif ini dapat terjadi karena kita makin aktif dan agresif, dalam pembagian rapid test dan melakukan tracing. “Peningkatan kasus positif di Sumsel karena telah adanya tracing yang baik sehingga terdapat ribuan spesimen untuk diperiksa dengan sebagian besar adalah OTG,” jelas Deru.

Deru menambahkan, pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat di Provinsi Sumsel untuk disiplin, meningkatkan rasa peduli dan tidak masa bodoh dengan lingkungan, kemudian didukung dengan sosialisasi dari Pemerintah setempat. “Jika telah diberlakukan PSBB ini maka masyarakat yang tidak disiplin dipastikan akan ditindak dengan tegas,” katanya.

Reporter : Maulana