SEHAT

Wajibkah Cek PCR Untuk Selesai Isolasi Mandiri?

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Ternyata masih banyak perdebatan dan situasi membingungkan di masyarakat tentang perlu tidaknya cek pcr setelah menyelesaikan masa isolasi mandiri.

Ditambah dengan kasus Covid 19 semakin meningkat yang artinya banyak masyarakat sedang melakukan isolasi mandiri saat ini.

Perlunya melakukan tes pcr atau tidak agar boleh selesai isoman merupakan pertanyaan yang hampir selalu muncuk saat sedang melakukan isolasi mandiri.

Berdasarkan surat edaran Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 orang yang terkena Cocid 19 boleh menyelesaikan isolasi mandiri dengan syarat :

  1. Tidak bergejala

Minimal 10 hari sejak melakukan swab positif covid 19

  1. Bergejala

Minimal 13 hari sejak muncul gejala, dengan 3 hari terakhir bebas gejala demam dan gangguan pernapasan.

Isolasi mandiri boleh dipercepat dengan tes PCR. syaratnya adalah sudah terjadi perbaikan kondisi klinis dan PCR pada hari ke 5 dan ke 6 dengan selang waktu 24 jam menunjukkan 2 kali berturut turut hasil negatif atau Ct>35

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pada orang yang kena Covid 19 mayoritas sudah tidak menularkan sejak hari ke 10, Namun bisa lebih panjang pada orang yang masih bergejala (demam atau sesak). Oleh karena itu menyelesaikan isolasi mandiri berdasarkan perhitungan diatas memiliki risiko menularkan yang sangat minimal.

“ Sudah dinyatakan positif sembuh tapi PCR masih positif itu merupakan resiko penularan minimal karena mayoritas hasil kultur virus negatif,”kata dr Adam Brabata, PhD Candidate Kobe University, juga Covid 19 Educator.

Namun, mengapa tidak perlu menunggu hasil PCR Negatif untuk menyatakan selesai isolasi untuk covid 19? Karena hasil PCR Covid 19 Positif pada fase akhir penyakit ‘Tidak Selalu’ menunjukkan seseorang masih dapat menularkan covid19 atau tidak.

BACA JUGA  Kasus Gagal Ginjal Akut Anak di Sumsel Bertambah

Sedangkan hasil PCR Covid 19 positif dapat bertahan dalam jangka waktu lama (hingga 3bbulan sejak terinfeksi) padahal pasien sudah tidak menularkan. Jadi, isolasi terlalu lama dan tidak efisien, Padahal pasien sudah tidak lagi menularkan.

Keputusan selesai isolasi mandiri dan menyatakan pasien Covin 19 sudah sembuh ‘Tetap Memerlukan’ pertimbangan dan keputusan dari dokter yang merawat, karena setiap pasien itu unik dan tidak sama persis dengan panduan yang ada.

“Satu hal yang jangan dilupakan adalah kita tetap perlu persetujuan dokter atau fasilitas kesehatan untuk menyelesaikan isolasi mandiri. Jadi jangan mengambi keputusan sendiri meskipun kalian bisa menghitung waktunya yah,”katanya dalam laman Instagramnya, Sabtu (12/02/2022).

Reporter : Trijumartini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button