OKU SELATAN

Innalillahi : Disambar Petir  Dua Warga Meninggal Dunia, Dua Kritis. Peristiwa Terjadi di Desa Lubuk Liku OKU Selatan

MAKLUMATNEWS.com, MUARADUA — Hujan lebat yang disertai kilat dan petir di sebagian wilayah Kabupaten OKU Selatan, Senin (21/2) sore memakan korban.Empat warga menjadi korban, dua meninggal dunia dan dua lainnya dalam kondisi kritis.

Peristiwa ini terjadi di Desa Lubuk Liku Kecamatan Buay Sandang Aji. Empat orang warga desa tersebut tersambar petir. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30. Dalam peristiwa itu 2 korban meninggal dunia dan 2 korban dalam keadaan kritis dan telah di bawa ke Rumah Sakit Umum Muaradua.

Korban meninggal dunia atas nama Toni bin Salman (42) tahun dan Hairul Ahmadi bin Cikwan (40)tahun. Sementara korban yang kritis bernama Endang Saputra bin Sobirin (32)tahun dan Agus Riyadi bin Miswan (34)tahun.

Peristiwa ini pertama kali di ketahui oleh warga bernama Herman. Sore itu Herman ingin mencari rumput untuk makanan kambingnya yang melewati kebun kopi milik Endang Saputra(korban kritis) ketika melintasi pondok, Herman melihat ke 4 korban dalam keadaan terkapar,mendapati hal ini Herman langsung berlari dan meminta pertolongan kepada warga lain, dan ahirnya Herman dan warga membawa ke 4 korban tersebut ke Desa langsung di bawa rumah sakit.

Diketahui dari informasi yang dihimpun, pada hari kejadian ke 4 korban sedang bekerja memetik kopi di kebun kopi milik Endang Saputra, karena keadaan hujan lebat mereka berteduh di pondok milik Endang Saputra.

Zul Amri Kades Desa Lubuk Liku ketika di hubungi via telpon membenarkan kejadian ini terjadi di desanya, 4 orang warganya tersambar petir,2 orang meninggal dunia dan 2 masih dalam keadaan kritis, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.30. “ Memang sore itu hari hujan lebat dan di sertai kilat dan petir di desa kami,” ujarnya.

BACA JUGA  Bupati Popo Lantik CPNS,P3K dan Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemkab OKUS Tahun 2024

Reporter : Iskandar Dinata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button