SUMSEL

Video Viral Petugas Tol Palembang-Kayu Agung Bersitegang dengan Sopir Truk

 

MAKLUMATNEWS.com – Setelah beberapa waktu heboh soal kerusakan jalan yang berlubang, kini sebuah video berdurasi 45 detik di Tol Palembang -Kayuagung, Sumatera Selatan (Sumsel) viral di media sosial. Tampak petugas menggunakan seragam sedang bersitegang dengang sopir truk. Pengendara dan petugas itu tampak saling merekam video dengan menggunakan percakapan Bahasa Palembang.

Pria ini tampak tidak terima dirinya direkam dan dalam percakapan itu tidak jelas duduk permasalahannya, namun sang petugas menyebut akan menuntut dan dirinya juga punya barang bukti.

Pada rekaman video itu ditulis keterangan “Semalam sudah diminta duit, pagi pun masih diminta duit. Katanya layanan tol gratis dari mananya coba,” tulis keterangan video itu.

Terkait kejadian itu, PT Waskita Sriwijaya Tol memberi keterangan resmi dan membantah soal dugaan pungli di Tol Kayuagung-Palembang. Kejadian itu disebut terjadi di KM 365 A arah Palembang atau perisnya masuk Ogan Ilir, Minggu, 20 Februari 2022 sekitar pukul 08.00 WIB.

Petugas pada saat observasi yang sebelumnya sudah mendapat estafet tugas dari shift 3 mengenai kendaraan yang terkendala di TKP. Ditemukan 3 kendaraan lainnya bergolongan sama berhenti di lajur 2 atau lajur cepat yang berusaha untuk membantu.

Petugas langsung mengimbau untuk kendaraan yang tidak terkendala tersebut agar melanjutkan perjalanannya. Pada saat petugas sedang menghimbau, pengemudi kendaraan terkendala tersebut langsung emosional dan menuduh petugas ingin melakukan pungli.

Kemudian terjadi perdebatan dan hendak meninggalkan kunci kendaraan, kemudian ada upaya pemukulan terhadap petugas menggunakan pipa besi.

 

Saat itu terjadilah aksi saling merekam video melalui ponsel. Setelah itu pengemudi kendaraan terkendala tersebut meninggalkan kendaraan di lokasi kejadian dan ikut bersama rekannya. Petugas lalu menghubungi ketua koordinator dari komunitas truk, untuk mengirimkan bantuan berupa ban beserta velg. Setelah bantuan tiba di TKP, ban langsung dipasang pada kendaraan tersebut.

BACA JUGA  Pj Gubernur Agus Fatoni Optimis Sumsel Menangi Penghargaan Innovative Government Award Tahun 2023

Kemudian kendaraan yang semula di lajur cepat dipindahkan ke bahu jalan. Kendaraan sudah aman di bahu jalan, petugas beserta koordinator komunitas truk menuju ke basecamp komunitas truk untuk melakukan mediasi dengan pengemudi.

Proses mediasi berjalan lancar petugas dan pengemudi sudah saling memaafkan dan sepakat untuk menutup kasus serta menghapus video yang telah di upload di sosial media.

Masalah selesai akan tetapi video sudah terlanjur tersebar. Petugas yang menangani dilakukan tindakan tegas berupa pembinaan agar kejadian emosional saat pelayanan tidak terulang kembali.

“Sebagai pengelola jalan tol memohon maaf atas kejadian tersebut dan terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan secara maksimal,” tulis Manajer Operasional, Sabdo Hari Mukti.

Pihaknya juga menghimbau dan terus mengedukasi ke pengguna jalan terkait bahaya dan larangan berhenti di jalan tol khususnya di lajur cepat sesuai peraturan PP no 15 tahun 2005 tentang jalan tol.

Serta kami juga menghimbau kepada pengguna jalan untuk senantiasa mengecek kelengkapan kendaraan dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum memasuki jalan tol.(*)

 

Sumber : kumparan.com

Editor    : Aspani Yasland

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button