PENDIDIKAN

Bukman Lian: Ketahuan Plagiat, Gelar Akademik Bisa Dicopot

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Kemurnian karya ilmiah dari mahasiswa sangat diharapkan untuk menjaga kualitas pendidikan. Sanksi yang disiapkan oleh pihak akademisi cukup berat bagi pelanggarnya.

Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H. Bukman Lian M.M., M.Si., CIQaR, mengatakan, pihaknya mengingatkan kepada seluruh mahasiswa untuk menghindari plagiat atau pengambilan karya orang lain yang diakui jadi hak milik.

“Jika ada di PGRI maka dikeluarkan sanksi berat, sejauh ini belum ad,” katanya usai Yudisium ke-37 dan Pelantikan Magister Strata 2, Selasa (8/3/2022).

Bukman mengatakan, jika murni plagiat setelah dirapatkan dalam Senat, yang berangkutan harus klarifikasi dalam Senat. Jika benar ada sanksi, paling berat akan dibatalkan gelar akademisinya.

“Maka diwanti-wanti sebelum tamat dicek ulang karya ilmiahnya jika ada kekeliruan. Ada toleransi turnitin 40%, jika lebih maka harus ganti seluruhnya,” katanya.

Saat ini PGRI Palembang juga diminati oleh mahasiswa di luar provinsi. Baru-baru ini Bangka dan Jambi. “Dengan kondisi pandemi maka pembelajaran dilakukan blended learning, tatap muka dan daring,” katanya.

Plt Direktur Pascasarjana PGRI Palembang, Dr Syaiful Eddy M.Si CIQnR mengatakan, mengantisipasi banyaknya peminat mahasiswa S2 terutama Management Pendidikan (MP), maka pihaknya akan menambah dosen baru pada ajaran baru ini.

“Analisa dosen banding mahasiswa itu 1:20, dengan jumlah dosen 15 orang, maka hanya bisa menerima 300 orang. Maka dosen akan ditambah 4 orang, diharapkan bisa memenuhi keinginan calon mahasiswa terutama di MP,” katanya.

Sementara itu mahasiswa yang mengikuti Yudisium Strata 2 ini Program Studi Management Pendidikan ada 118 orang, Pendidikan Bahasa Inggris 12 orang dan Pendidikan Bahasa Indonesia 25 orang.

Reporter : Pitria

BACA JUGA  Dinas Pendidikan Kota Palembang Berencana Berikan Segeram Sekolah Gratis Bagi Siswa Baru SD dan SMP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button