EKONOMI

Penjualan Minyak Goreng di Minimarket Meningkat 10 Ribu Liter

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Wakil Walikota Fitrianti Agustinda memastikan sejauh ini belum ditemukan adanya penimbunan minyak goreng di tingkat pedagang/ agen.

Meski demikian pantauan berupa sidak akan terus dilakukan. Seperti sebelumnya di Indogrosir dan minimarket.

“Sebagai upaya mencegah ada penimbunan minyak, kita akan terus lakukan sidak dan operasi pasar minyak goreng murah,” katanya usai meninjau OP di Kelurahan Srijaya, Rabu (9/3/2022).

Fitrianti mengatakan, sejauh ini stok langka dan harga murah karena adanya keterlambatan distribusi. Namun selain itu belum juga diketahui apa penyebabnya permintaan minyak goreng ini tinggi.

“Sejak September 2021, permintaan meningkat, di minimarket saja biasanya 600 liter sekarang bisa sampai 10 ribu liter perbulan,” katanya.

Ia berjanji akan terus sidak ke supermarket dan minimarket karena banyak laporan dari masyarakat minyak goreng Disana langka. “Sejauh ini memang stok tidak ada, tapi sidak tidak cukup sekali dua kali saja,” katanya.

“Kami juga akan meminta kepada produsen untuk menyisihkan 60% produksi untuk dijual kepada masyarakat,” katanya.

Terutama menjelang puasa dan lebaran, dikhawatirkan warga akan panik buying. Sehingga OP akan terus dilakukan kerjasama dengan pihak ketiga seperti Bulog.

“Sejak Februari OP minyak goreng murah Rp13.500 per liter terus dilakukan, terutama hampir semua orang itu menggunakan minyak goreng untuk memasak makanan,” katanya.

Reporter : Pitria

BACA JUGA  Naik, Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button