OKU SELATAN

Jayik, Kerajinan Tangan Asal OKU Selatan yang Melegenda

MAKLUMATNEWS.com, MUARADUA – Setiap menjelang  panen raya kopi di Kabupaten OKU Selatan, dipastikan  mulai  terlihat berbagai kerajinan tradisional di masyarakat OKU Selatan sebagai alat pelengkap memanem kopi.

Seperti halnya warga Desa Tanjung Raya Kecamatan Buay Sandang Aji. Ahad (20/3)beberapa warga  terlihat sedang membuat kerajinan tradisional  untuk keperluan memanen buah kopi tersebut.

Burhan, warga Desa Tanjung Raya saat menganyam rotan untuk dijadikan Jayik. ( Iskandar Dinata).

Samsudin dan Burhan, dua diantara  warga desa Tanjung Raya yang terlihat sedang menganyam rotan-rotan yang sudah di belah tipis untuk di jadikan bakul (jayik dalam bahasa daerahnya), kerajinan tradisional ini di buat setahun sekali di saat akan menjelang panen raya kopi.

Menurut Samsudin bahan pembuatan Jayik tersebut berasal dari hutan yang berada di sekitaran desa,seperti rotan,kulit kayu salam untuk pewarna,dan ubar untuk selendangnya, semuanya  di dapat dari hutan.

Senada, Burhan juga menceritakan proses pembuatan Jayik tidak begitu sulit. Setelah mendapatkan bahan, rotan pun di belah tipis kemudian di haluskan dan baru mulai di anyam dan di jadikan Jayik, setelah berbentuk Jayik  barulah Jayik  tersebut di beri pewarna, pewarnanya terbuat dari kulit kayu salam yang di tumbuk lalu di beri sedikit air. Air dari daun salam  akan berwarna kecokelatan dan di lumurkan pada bakul tersebut,bila sudah kering baru lah bakul tersebut di beri selendang yang dalam bahasa daerah mereka di sebut awis.

Dalam seharinya mereka bisa membuat 3 Jayik per orangnya. Selain untuk di pakai sendiri bakul bakul tersebut juga untuk di jual. Harga jualnya berpariasi tergantung dari besar kecilnya bakul,ada Rp.50.000 yang kecil dan besar Rp.60.000, dan tahun ini Alhamdulilah banyak pembeli bakul jika di banding tahun sebelumnya,ujar Burhan.

BACA JUGA  Tiga Pelajar Terseret Arus Sungai Komering, 2 Selamat 1 Tewas

Selain pengrajin kerajinan tradisional, Samsudin dan Burhan juga petani kopi di desanya. Menurut mereka Jayik sangat berguna untuk para petani di desa mereka, Jayik  di gunakan saat panen kopi dan sahang, di hari  – hari biasa setiap ibu yang akan ke kebun pasti membawa  Jayik  untuk wadah membawa peralatan yang di perlukan di kebun.

Reporter : Iskandar Dinata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button