EKONOMI

PCR Dihapus, Tingkat Hunian Hotel di Palembang Naik 60%

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Kebijakan pencabutan tes kesehatan Covid-19 dengan uji klinis Polymerase Chain Reaction (PCR) dan antigen untuk pelaku perjalanan, memberikan angin segar bagi usaha perhotelan di Kota Palembang.

Sekretaris Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumsel, Jhon Johan Tisera mengatakan, tidak diberlakukannya aturan harus PCR ini berdampak baik pada tingkat keterisian (okupansi) kamar hotel.

“Okupansi meningkat hingga 60 persen di Sumsel terutama di Palembang, sejak 28 Februari. Okupansi ini mulai beranjak naik, karena dipengaruhi sekarang sudah tidak ada lagi syarat Covid-19,” katanya.

Berdasarkan survei kunjungan tamu hotel, dominan pengunjung masih dari wisatawan lokal. Sedangkan untuk wisatawan dari luar Sumsel, masih diangka 5-10 persen dari keseluruhan jumlah tamu yang menginap di hotel.

“Rata-rata tamu hotel yang menginap lebih dari dua hari. Tamu Didominasi wisatawan lokal Palembang dan sejumlah kabupaten di Sumsel,” katanya.

Menurutnya, peningkatan okupansi di hotel Sumsel terutama di Palembang turut dipengaruhi kondisi lokasi penginapan berada pada high season atau sedang ramai-ramainya. Hal ini juga disebabkan karena sudah memasuki momen bulan puasa.

“Walau sedang berada pada high season, tapi ini belum bisa dikatakan normal. Paling tidak ini sudah menjadi lebih baik dari tahun lalu,” katanya.

Jhon memprediksi persentase okupansi hotel dapat meningkat signifikan hingga 100 persen yang kemungkinan terjadi pada tahun 2023 dan rata-rata tingkat hunian normal di atas 50 persen.

“Kami berharap paling tidak lebih baik dari pandemi lalu, tapi untuk kembali normal seperti tahun 2019 belum, masih jauh,” katanya.

Ia mengaku kendala terberat yang dihadapi pelaku usaha perhotelan adalah kondisi penurunan pendapatan ekonomi daerah yang memengaruhi pengurangan karyawan dalam jumlah besar.

BACA JUGA  Gubernur Se-Sumatera Kompak Percepat Pemulihan Ekonomi

“Gaji tidak dibayar full. Cukup dibuat repot, sangat berdampak pandemi kemarin,” katanya.

Sementara saat ini Dinas Pariwisata Kota Palembang juga sudah punya beberapa agenda tahunan yang bisa menarik wisatawan untuk datang dan menginap di hotel Palembang.

“Kemarin kita sudah launching event pariwisata sampai akhir tahun, kita targetkan 1,5 juta wisatawan datang ke Palembang,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Sulaiman Amin.

Reporter : Pitria

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button