KRIMINALITAS

Dugaan Pemalsuan Surat Jabatan, Aliansi Muba Datangi Polda Sumsel

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Akibat tidak mendapatkan respons dari Pemprov Sumsel terkait dugaan manipulasi data hasil seleksi panitia uji kompetensi bagi Pejabat Tinggi Pratama (PTT) di Kabupaten Muba tahun 2021, elemen masyarakat Muba mendatangi Polda Sumsel, Selasa (12/4).

Beberapa masyarakat Muba yang tergabung dalam Aliansi Peduli Bangsa Sumsel ini hendak melakukan aksi demo. Namun, dengan pendekatan persuasif la akhirnya mereka diterima Subdit 1 Sosial Politik (Sospol) Direktorat Intelkam Polda Sumsel.

Menurut koordinator aksi, Krisna dalam surat hasil panitia seleksi uji kompetensi bagi PTT di Kabupaten Muba pada 11 Oktober 2021, pansel telah mengeluarkan valuasi dan rekomendasi atas ke-27 nama dan jabatan yang direkomendasikan.

Namun faktanya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muba meminta persetujuan Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Gubernur Sumsel. Dengan melampirkan 28 nama dan jabatannya.

“Dilihat dari itu saja sebetulnya ada yang tidak beres, karena yang direkomendasikan ada 27 nama berikut jabatan. Namun, yang dibawa ke KASN dan Gubernur ada 28 nama dan jabatannya juga diacak, tak sesuai dengan hasil uji kompetensinya,” ucap Krisna.

Maka dari itu dari hasil evaluasi dan rekomendasi pansel yang diajukan Plt.Bupati Muba terdapat banyak perbedaan. Baik menyangkut rekomendasi jabatan maupun jumlah. “Kuat dugaan ini mengindikasikan terjadinya pemalsuan surat dan manipulasi data. Dibuat seolah-olah lampiran surat Plt.Bupati Muba dibuat seolah-olah hasil rekomendasi pansel.

Untuk itu, pihaknya meminta penyidik Dit Intelkam Polda Sumsel untuk dapat menindaklanjuti temuan mereka ini.

Sementara itu, Kasubdit 1 Sosial Politik (Sospol) Dit Intelkam Polda Sumsel, Kompol Sukarminto menyampaikan terima kasih atas laporan dari warga Muba yang tergabung dalam Aliansi Peduli Bangsa Sumsel ini. “Kami akan pelajari terlebih dulu laporannya, mohon untuk dilengkapi datanya. Kalau memang ada indikasi pelanggaran kita akan turunkan tim ke Muba,” sebut Sukarminto didampingi Panit 5 Subdit 1, AKP Usman Hendri.

BACA JUGA  Pernah Beraksi di Lombok , Spesialis Bobol ATM Gagal di Pagaralam

Sebelumnya, sejumlah elemen masyarakat Muba yang tergabung dalam Aliansi Peduli Bangsa Sumsel mendatangi kantor Gubernur Sumsel, pada 5 April 2022 lalu.

Kedatangan mereka mendesak Pemprov Sumsel mengusut dugaan manipulasi data/berkas hasil seleksi panitia uji kompetensi bagi Pejabat Tinggi Pratama (PTT) di Kabupaten Muba tahun 2021.

Berkasnya telah diajukan ke Gubernur Sumsel dan Mendagri serta telah pula dilantik oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muba, Benu Hernedi. “Salah satunya pergantian Sekretaris DPRD Muba yang kami nilai tak prosedural. Karena tanpa persetujuan dari pimpinan DPRD Muba,” sebut koordinator aksi, Asmawijaya dalam orasinya.

Asmawijaya juga menambahkan pada 18 Februari 2022 lalu Plt.Bupati Muba, Beni Hernedi melakukan mutasi dan melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Muba.

Reporter : Yola Dewi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button