PAGARALAM

Kemenag Kota Pagaralam Bakal Gelar Gerakan Satu Juta Vaksin Booster

MAKLUMATNEWS.com – PAGARALAM – Kantor Kementerian Agama Kota Pagaralam menggelar Rapat Persiapan kegiatan Gerakan 1 Juta Vaksin Booster tingkat Kota Pagaralam, Rabu (20/4/2022).

Gerakan ini merupakan kerjasama antara Kementerian Agama RI, Polri dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang digelar secara nasional selama tiga hari, mulai Tanggal 21 s/d 23 April 2022 mendatang.

Rapat yang dipimpin Kakankemenag Kota Pagar Alam H. Santoso Melalui Kasubbag TU H. Napikurrohman dihadiri oleh Polres Pagaralam, PCNU Kota Pagaralam, seluruh Pejabat Pengawas, Pokjawas, Pokjaluh Kamad Negeri dan Swasta serta Kepala KUA se Kota Pagaralam.

“Dalam rapat itu ditargetkan sebanyak 2000 orang akan mengikuti program vaksinasi tersebut. Bukan hanya Booster, tetapi ada juga vaksin tahap 1 dan 2 bagi masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi,” Tutur Napikurrohman

Rencananya kegiatan ini akan melibatkan seluruh ASN dilingkup Kemenag Kota Pagar Alam, Anggota Kepolisian, Badan PCNU, para siswa (dengan izin orang tua) dan masyarakat luas.

“Insya Allah selain meningkatkan imun, (gerakan) ini juga menjadi fasilitas bagi masyarakat untuk mendapatkan vaksin Booster sebagai persyaratan menjelang mudik,” pungkasnya Napikurrohman.

Dalam rapat disepakati rencana 4 titik lokasi kegiatan vaksinasi, diantaranya, MAN 1 Pagar Alam, MTsN 1 Pagar Alam, MIN 1 Pagar Alam, dan Masjid Syuhada Kota Pagar Alam.

Napik mengatakan, pihaknya menargetkan minimal 500 orang mengikuti kegiatan vaksinasi di setiap titik lokasi pada tanggal 21 s/d 23 April 2022 tersebut.

“Jika tiap titik lokasi bisa menjaring sebanyak 500 peserta vaksinasi, maka target 2000 peserta bisa terpenuhi,” Ungkapnya.

“Kita harus bergerak cepat, data dan publikasi harus dimaksimalkan, bersama Polres dan PCNU saya berharap gerakan ini bisa memenuhi target,” Harapnya.

BACA JUGA  Masyarakat Pagaralam Rasakan Goncangan Gempa Pusat Gempa Terjadi Di Bengkulu

Napik juga berpesan agar masyarakat tidak ragu untuk melakukan vaksinasi di bulan puasa.

“Vaksin tidak membatalkan puasa, jadi penting bagi kita untuk mengedukasi masyarakat, agar tidak ragu mengikuti vaksinasi,” Pungkasnya.

Reporter : LIAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button