SUMSEL

Jabatan Bupati Muara Enim Habis, Gubernur Sumsel Tunjuk Kurniawan Sebagai Plh

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru menunjuk Kurniawan sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Muara Enim (ME). Penunjukan dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Plh Bupati Muara Enim Tersebut dilakukan di Griya Agung, Kamis (12/05/2022).

Gubernur Sumsel, H Herman Deru mengatakan, Bupati Muara Enim yang sebelumnya dipimpin Nasrun Umar sebagai Penjabat (PJ), kini sudah memasuki masa pensiun. Dengan begitu jabatan Bupati Muara Enim kosong. “Atas dasar itulah saya menunjuk Pelaksana Harian (Plh) untuk mengisi kekosongan itu,” katanya.

Lanjutnya, dirinya menunjuk Kepala Badan Kesatuan dan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumsel, Kurniawan untuk menjadi Plh Bupati Muara Enim. “Sejak hari ini, sesuai dengan SK penunjukkan, saya memberikan jabatan Plh Bupati Muara Enim kepada Kurniawan. Dan ini sudah sesuai syarat administratif,” ujar Deru.

Deru menjelaskan,  Muara Enim harus ditangani dengan cara yang dingin. Hal itu lantaran karena kabupaten ini terdiri dari berbagai zona yang membedakan berbagai karakter budaya mereka. “Sebagai Plh Bupati yang punya darah keturunan Muara Enim, saya yakin Kurniawan bisa beradaptasi dengan keadaan disana,” jelasnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, pengalaman Kurniawan yang dikenal beranjak mulai dari Lurah, Sekcam, Camat, hingga beberapa kali menjabat sebagai kepala Dinas di Kota Palembang dan Provinsi Sumsel, serta pernah menjabat Sekda Kota Palembang diharapkan Deru bisa digunakan untuk memimpin kabupaten Muara Enim.

“Jadi apa yang pernah dirasakan menjadi pemimpin dalam setiap tahapan dan karir menjadi bekal, jangan menjadi pemimpin arogan. Saya tidak berharap pemimpin yang saya tunjuk sebagai pemimpin tidak seperti itu. Jadi jangan merasa diri hebat karena ditunjuk sebagai pemimpin karena akan menjadi penilaian sendiri bagi saya,” ungkap Deru

BACA JUGA  Hargai Cabai Semakin Mahal, PLH Sekda Sumsel Ajak Siswa Tanam Cabai

Deru menambahkan, dirinya berpesan kepada Kurniawan agar tidak menjadi pejabat politik. Seorang Plh dan PJ merupakan pejabat karir yang tidak boleh ikut berpolitik.

“Jika mau berpolitik maka berhenti jadi pejabat. Jadi berhenti memasang gambar dan tebar pesona. Ketika itu tertanam dan terjangkit dengan penyakit itu, sebagai pejabat karir yang berpolitik maka saat itulah bisa merusak kebirokrasian.Baik buruknya anda (Kurniawan) juga mencerminkan baik buruknya saya sebagai penunjuk anda sebagai Plh,” katanya.

Sementara itu, Plh Bupati Muara Enim, Kurniawan mengatakan, dirinya akan menjalankan perintah yang sudah diberikan untuk menjadi pemimpin sementara di kabupaten Muara Enim. “Saya akan turun ke daerah memastikan roda pemerintahan tetap jalan jangan sampai terhenti. Sebab itu kami punya agenda, konsolidasi dengan forkopimda bertemu teman ASN yang intinya tadi disampaikan pelaksanaan ini bagian dari tim dan tidak bisa melaksanakan sendiri,” katanya singkat .

Reporter : Maulana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button