SUMSEL

7 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumsel Masuk Titik Rawan Karhutla

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Dari 17 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terdapat 7 Kabupaten/Kota yang masuk titik Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah). Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Kedaruratan BPBD Provinsi Sumsel, Ansori, Selasa (17/05/2022).

Ansori mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, terdapat 7 Kabupaten/kota di Provinsi Sumsel yang masuk titik Rawan Karhutlah. “Ya, ada 7 Kabupaten/Kota Yang masuk titik Rawan Karhutlah,” katanya.

Adapun 7 Kabupaten/Kota yang masuk titik Rawan Karhutlah yaitu Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Musi Banyuasin (Muba), Banyuasin, Muara Enim, Penukal Albab Lematang Ilir (PALI), Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) dan Lahat. “Dari pendataan ini menunjukkan ada penambahan dua kabupaten/kota yang masuk titik Rawan Karhutlah,” ujar Ansori.

Ansori menjelaskan, berdasarkan geografi wilayah tentunya wilayah yang rawan yaitu OKI, Muba, Banyuasin, Muara Enim dan PALI, karena kelima wilayah tersebut lahan gambutnya luas. Sehingga perlu menjadi perhatian khusus. “Nah untuk OKU Selatan dan Lahat ini masuk titik Rawan Karhutlah karena Dua wilayah ini kebanyakan kebun milik masyarakat yang melakukan pembersihan lahan dengan cara membakar. Sedangkan, untuk indikasi pembakaran yang dilakukan perusahaan belum ditemukan,” jelasnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, Pihaknya memprediksi puncak kemarau ini akan terjadi pada Agustus mendatang. Meski begitu pihaknya telah bersiaga. Apalagi, Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumsel terkait siaga karhutla telah dikeluarkan. “Jadi baik personel maupun peralatan semua telah disiapkan. Namun, akan diturunkan sesuai dengan ekskalasi di lapangan. Jika besar maka diturunkan, jika kecil masih menjadi tanggung jawab daerah tersebut,” ungkap Ansori.

Ansori menambahkan, Untuk jumlah personel yang diturunkan masih sama dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 5.000 personel gabungan dari masing-masing OPD. “Selain itu, pihaknya juga telah mengajukan penggunakan delapan unit helikopter waterboombing kepada pemerintah pusat. Nantinya helikopter ini diturunkan tidak sekaligus melainkan sesuai kondisi karhutla,” katanya.

BACA JUGA  Herman Deru : Jiwa Pramuka Harus Masuk ke Siswa

Reporter : Maulana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button