KRIMINALITAS

Berkedok Investasi Usaha, Wanita Cantik Ini Raup Uang Hingga 1,2 Miliar

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Wanita cantik, Radah Gladis Meychindi ditangkap unit 4 subdit III Jatanras Polda Sumsel karena tersandung kasus investasi bodong.

Berkedok usaha pempek dos, pecel lele, dan salon, Radah berhasil meraup laba hingga Rp 1,2 miliar dari jumlah nasabah mencapai lebih dari seratus orang.

Memulai usahanya sejak bulan Mei 2020, Radah warga Lorong Kedemangan Kelurahan 7 Ulu, kecamatan SU 1 Palembang, diringkus dirumahnya setelah sempat bersembunyi dua bulan di Jakarta.

” Modusnya dengan menawarkan keuntungan 20 persen dari modal setiap bulannya kepada calon nasabahnya,”ungkap Kasubdit Jatanras Polda Sumsel Kompol Agus Prihadinika.

Diduga memiliki banyak korban dari investasi bodong yang di jalankan oleh wanita lulusan SMK negeri di Palembang ini ditangkap setelah salah satu nasabahnya melaporkan telah merugi hingga setengah miliar rupiah.

“Untuk saat ini yang kita tangani satu korban yang melapor dengan kerugian 512 juta,”ungkapnya.

“Kita kenakan pasal 378 KUHP, atau pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun,”tambahnya.

Sementara itu pengakuan, Radah pada awalnya usaha tersebut dijalankannya dengan sistem pinjam modal, namun lambat laun usaha tersebut menjadi investasi.

“Ada lebih seratus nasabah, tapi jumlah pastinya saya tidak tahu karena yang mengelola admin. Admin saya ada 6 orang,”ungkapnya.

Ia mengaku usahanya sendiri mulai merugi sejak awal bulan Oktober, semenjak itu investasi yang ditanamkan oleh para nasabahnya hanya dipakai untuk menutupi hutang dirinya di nasabah itu sendiri.

” Kalau total investasi keseluruhan yang masuk mencapai Rp 1.2 miliar, namun habis untuk balikin uang nasabah, sekarang masih ada sekitar 50 persen,”ungkapnya.

Ia mengaku sempat kabur di Jakarta Utara, sejak bulan Maret 2022, dan pulang Lebaran lalu. ” Saya tinggal di apartemen, rencana mau cari kerja buat bisa ganti uang nasabah,”tutupnya.

BACA JUGA  Beraksi di Rumah Kosan, Pencuri Motor Gagal

Reporter : Yola Dewi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button