SUMSEL

Belum Juga Digroundbreaking, Pelabuhan Tanjung Carat Masih Terkendala Pembebasan Lahan Kawasan Hutan

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Hingga saat ini, Pelabuhan Tanjung Carat Masih Terkendala Pembebasan Lahan Kawasan Hutan. Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Supriyono saat diwawancarai, Kamis (19/05/2022).

Supriyono mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) masih memiliki mimpi besar untuk mewujudkan Pelabuhan Tanjung Carat, di Banyuasin. “Ya, kita masih mewujudkannya, namun masih terkendala kendala izin pembebasan lahan di kawasan hutan,” katanya.

Lanjutnya, berdasarkan rencana, groundbreaking Pelabuhan Tanjung Carat akan tetap dilakukan pada Juni atau Juli 2022. “Sedang proses kita minta percepatan. Maunya pertengahan tahun tapi tergantung dengan pelepasan kawasan hutan itu. Kita belum bisa perkirakan, hanya saja maunya Gubernur Sumsel itu Juni atau Juli ini,” ujar Supriyono.

Supriyono menjelaskan, kendala yang masih menjadi garis besar dalam pelaksanaan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat yang dominan adalah tentang izin pembebasan kawasan hutan yang ada di Banyuasin. “Hal itu lantaran, proyek Pelabuhan Tanjung Carat itu berada di kawasan hutan. Saat ini, kita masih fokus dalam proses pembebasan kawasan hutan,” jelasnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, Pembebasan kawasan hutan masih dalam proses, ada 60 hektar yang belum kita bebaskan. Prosesnya panjang, karena itu pihaknya minta supaya ada percepatan. “Kita tetap optimis bahwa rencana pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat akan tetap sesuai dengan harapan,” ungkap Supriyono.

Reporter : Maulana

BACA JUGA  Gubernur Tekankan 3 Hal Ke Kakanwil Kemenkumham

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button