EKONOMIPAGARALAM

Berbahan Kayu Gamal, Kursi Antik Pagaralam Punya Nilai Jual Tinggi

MAKLUMATNEWS.com – PAGARALAM – Kreatifitas sekaligus jiwa seni yang dimiliki Mohidin Warga Kampung SD 9 Kelurahan Tumbak Ulas Kecamatan Pagaralam Selatan, kini dikembangkan melalui Bisnis Kursi Antik Pagaralam, Selasa (30/5/2022).

Owner Kursi Antik Pagaralam Asnadi mengungkapkan, bekerja sama dengan Mohidin merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat, Dikatakan Asnadi kemampuan yang dimiliki Mohidin sebagai pengerajin kursi antik jika dikembangkan tentunya akan dapat meningkatkan penghasilan tersendiri.

Dikatakan Asnadi ia bersama Mohidin mengeluti bisnis kursi antik tersebut sudah berjalan sejak 2 tahun terakhir, setidaknya saat sudah 10 paket kursi antik laku terjual.

Rencananya kursi antik yang siap jual akan dipamerkan di Galery Kursi Antik Ruku Pagar jaya samping toko oleh-oleh kirana Pagar jaya Kelurahan Nendagung Kecamatan Pagaralam Selatan Kota Pagaralam.

“Kebetulan kita lihat pak Mohidin ini punya kreatifits yang tinggi, kenapa tidak kita dorong untuk usaha agar lebih bermanfaat, dan juga ini kita lakukan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian, ” ungkap Asnadi.

Sementara Mohidin sendiri mengatakan, untuk bahan yang digunakan yakni dari kayu gamal yang sudah besar sehingga memiliki kualitas yang baik untuk dijadikan. Meja dan Kursi, pohon gamal merupakan salah satu pohon pelindung pada tanaman kopi.

Masyarakat Indonesia khususnya Pagaralam sudah lama menjadikan tanaman gamal dengan nama lain Gliricidia sepium sebagai pohon pelindung, tak terkecuali untuk lahan penanaman kopi, kakao, dan teh. Keunggulan dari tanaman ini terletak pada perakarannya yang merupakan penambat unsur nitrogen yang sangat baik. Selain itu, akarnya bermanfaat pula sebagai pengendali erosi serta gulma khususnya alang-alang. Masyarakat pun kerap memanfaatkan ranting gamal sebagai kayu api.

Ditangan Mohidin kayu Gamal diolah menjadi kursi antik yang menarik yang bernilai tinggi dan kini mulai diminati masyarakat.

“Bahannya mengunakan kayu basia, memang untuk ukuran besar saat ini susah didapatkan itu juga yang membuat kursi antik ini bernilai jual tinggi, bahan ini jarang dimanfaatkan masyarakat akan tetapi jika kita olah menjadi kursi antik seperti ini hasilnya memuaskan dan tentunya akan tahan untuk waktu yang lama,” kata dia.

Untuk harga sendiri Mohidin menambahkan, perpaket dijual dengan harga mulai dari 1,6 juta rupiah hingga 3 juta rupiah. Nantinya kursi antik ini akan dikembangkan dengan berbagai kreasi sesuai selera konsumen.

“Untuk Paket kecil harganya 1,6 juta rupiah, kalau paket sedang harganya 2 jutaan, sementara untuk paket besar atau ukuran yang paling besar kita jual dengan harga mulai dari 2,5 juta sampai 3 juta rupiah,kemudian untuk pemesanan dapat datang langsung ke pengerajin kursi antik Mohidin SD 9 Kelurahan Tumbak Ulas, atau langsung ke Ownernya bapak Asnadi Pagar jaya Kecamatan Pagaralam selatan, ” pungkasnya.

Reporter : LianPga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button