LIFESTYLE

Menakar Keberhasilan MTQ Sumsel

MAKLUMATNEWS.com — Alhamdulillah, penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIX Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2022 berjalan sukses, meriah dan megah. Bahkan, perhelatan ajang lomba seni baca Alquran kali ini agak beda dan istimewa dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ada rekor MURI untuk mengaji kolosal sebanyak 999 qori dan qoriah terbaik, sistim digitalisasi penjurian dan juga kemeriahan warga antusias mengikuti event islami ini.

Namun dibalik kesuksesan tersebut, tentu yang lebih esensial adalah berbicara dampak dari kegiatan ini untuk masyarakat muslim akan tingkat kecintaan kepada Alquran, mentadaburinya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari kedepannya. Katakanlah ada pengaruh yang signifikan  dalam upaya terus menerus membentuk generasi qurani di waktu-waktu mendatang.

MTQ Sumsel ke-29 ini sudah berakhir Senin, 30 Mei 2022. Kabupaten Ogan Ilir berhasil menjadi juara umum MTQ, mengungguli sekaligus pecah rekor akan dominasi kota Palembang yang selama ini terus menjadi juara umum.

Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya mengungkapkan penutupan ini hanya bersifat seremonialnya saja. Sedangkan harapan panjang kedepan bagaimana acara ini dapat menggali bakat berprestasi MTQ yang dimiliki Qori dan Qoriah yang ada di Sumsel.

“Penutupan bukan berarti berhenti untuk berkarya. Ini salah satu cara untuk menjaring bibit Qori dan Qoriah yang berprestasi,” kata H. Mawardi Yahya di Aula Asrama Haji Palembang.

Mawardi yang mantan Bupati Ogan Ilir dua periode dimana dalam MTQ kali ini keluar menjadi Juara Umum kemudian berharap pada  MTQ Nasional  di bulan Oktober yang digelar di Banjarmasin mendatang Provinsi Sumsel diharapkan dapat masuk sepuluh besar.

“Harapan kita bersama kedepan Sumsel masuk sepuluh besar se Indonesia,” harapnya.

Generasi qurani adalah tujuan hakiki yangb bisa diambil sebagai salah satu dampak positif dari MTQ. Keberhasilan MTQ tentu tidak sekadar mengantarkan anak-anak menjadi juara. Akan tetapi, jauh dari itu, tujuan yang ingin kita capai lebih dari sekadar juara.

BACA JUGA  Baca Edisi Terbaru Media Islam As SAJIDIN Februari 2022/Rajab 1443 H

Gubernur Sumsel H. Herman Deru yang sukses menjalankan Program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz yang saat ini sudah hampir 3.500 rumah tahfidz tersebar di 17 kabupaten kota di Sumsel, pun menginginkan adanya generasi qurani. Jadi klop sudah MTQ dan program Pemerintah Provinsi Sumsel tersebut.

Gubernur Herman Deru ynga juga punya program Safari Jumat juga menginginkan anak-anak, generasi kita selanjutnya menjadi insan-insan Qurani. Orang yang selalu berpegang teguh pada ajaran-ajaran al-Quran dalam setiap kehidupannya. Usia dini adalah masa yang sangat bagus untuk memulai cita-cita ini.

Ketua harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumsel KH Mudrik Qori menambahkan, MTQ XXIX diikuti sebanyak 681 peserta dari 17 kabupaten dan kota se-Sumsel.

Pemimpin Ponpes Intifaqiah Ogan Ilir ini menegaskan juga terselenggaranya kegiatan ini diharapkan dapat memunculkan duta Alquran Sumsel.

“Harapan kita melalui kegiatan ini dapat tercipta duta Alquran Sumsel,” ujar Ketua Dewan Hakim MTQ Sumsel ke-29 ini.

MTQ ke-19 kali ini memang untuk pertama kalinya dilakukan oleh kepengurusan LPTQ baru yang dipimpin KH Mudrik Qori.

Sebagaimana yang dikatakan H. Iklim Cahya, Ketua Dewan Hakim Pengawas, nyata sekali adanya upaya keras dari segenap jajaran LPTQ Sumsel untuk menggaungkan dan menyemarakan MTQ kepada khalayak ramai. Keberadaan MTQ benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat.

Upaya gencar promosi pun dilakukan, hasilnya sama sekali tidak mengecewakan, bahkan sangat dirasakan adanya perubahan siqnifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. (*)

Editor  : Aspani Yasland

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button