KRIMINALITAS

Lari Ke Batam, Pelaku Pembunuhan Ditangkap

MAKLUMATNEWS.com, PALEMBANG — Pelaku pembunuhan terhadap M Toni (29),  di Jalan Tengkuruk Permai samping pos lantas, Kecamatan Bukit Kecil  24 November 2021 Palembang berhasil ditangkap.

Pelaku ditangkap oleh Anggota Unit Pidana Umum (Pidum) bersama Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Satreskrim Polrestabes Palembang di daerah Batam.

Pelakunya bernama Satriansyah alias Aan (30) yang ditangkap ditempat persembunyiannya di daerah Batam, Kamis (9/6) sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung dibawa ke Mapolrestabes Palembang.

Menurut Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhamad Ngajib melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari laporan polisi LP/B/2202/XI/2021/SPKT/ POLRESTABES PALEMBANG/POLDA SUMSEL,  pada tanggal 24 november 2021 dan anggota Opsnal Pidum dan Tekab 134 langsung melaksanakan penyelidikan.

“Anggota kita mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku ini ada daerah Batam. Anggota kita bergerak cepat dengan langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku,” ujarnya, Jumat (10/5).

Menurut hasil interogasi pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan cara memukul daerah belakang kepala korban menggunakan senjata tajam (sajam) sebanyak satu kali.

Korban sendiri meninggal dunia dengan luka robek di bagian kepala belakang, luka tusuk dibagian rusuk kiri

Setelah dilakukan pemeriksaan luar juga pada tubuh korban terdapat luka di bagian kiri rusuk korban dan luka sobek berukuran besar di bagian kepala belakang korban.

Mokhamad Ngajib juga menjelaskan, bahwa pelaku sudah enam bulan menjadi buronan, pelaku sendiri sempat ke daerah Tangga Buntung ke tempat keluarganya untuk meminta uang.

“Setelah itu pelaku kabur ke Muara Enim dan ke Batam.

Sementara itu, pelaku Aan mengakui perbuatannya telah melakukan aksi tersebut.  Pelaku pergi ke batam untuk bekerja dengan menggunakan nama samaran.

BACA JUGA  Iming-Iming Uang Jajan, Penjahit Cabuli Pelajar

“Saya sempat ke tempat keluarga di Tangga Buntung untuk meminta uang, setelah itu kabur ke Muara Enim dan akhirnya saya ke Batam. Disana saya bekerja di pabrik plastik dengan menggunakan nama palsu Alex untuk menghilangkan jejak,” ungkapnya.

Motifnya sendiri pelaku nekat menghabisi korban karena kesal.

“Pelaku ini kesal dengan korban yang memintainya uang dan juga melakukan pengancaman, sehingga dia mengajak temannya melakukan aksi itu,” Tutur Ngajib lagi.

Diketahui temannya berperan  hanya menunggu pelaku dari atas motor saja sedangkan pelaku menikam korban, setelah itu mereka kabur dan berpisah di pinggir jalan daerah Kertapati Palembang.

Reporter : Yola Dewi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button