NGAJI ONLINE

Ngaji Tafsir, Juz 6 Surat Al Maidah Ayat 2 Muliakan Syiar-Syiar Allah 

بسم الله الرحمن الرحيم

Surat Al-Ma’idah Ayat 2 berbunyi :

(یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ لَا تُحِلُّوا۟ شَعَـٰۤىِٕرَ ٱللَّهِ وَلَا ٱلشَّهۡرَ ٱلۡحَرَامَ وَلَا ٱلۡهَدۡیَ وَلَا ٱلۡقَلَـٰۤىِٕدَ وَلَاۤ ءَاۤمِّینَ ٱلۡبَیۡتَ ٱلۡحَرَامَ یَبۡتَغُونَ فَضۡلࣰا مِّن رَّبِّهِمۡ وَرِضۡوَ ٰ⁠نࣰاۚ وَإِذَا حَلَلۡتُمۡ فَٱصۡطَادُوا۟ۚ وَلَا یَجۡرِمَنَّكُمۡ شَنَـَٔانُ قَوۡمٍ أَن صَدُّوكُمۡ عَنِ ٱلۡمَسۡجِدِ ٱلۡحَرَامِ أَن تَعۡتَدُوا۟ۘ وَتَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلۡبِرِّ وَٱلتَّقۡوَىٰۖ وَلَا تَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلۡإِثۡمِ وَٱلۡعُدۡوَ ٰ⁠نِۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِیدُ ٱلۡعِقَابِ)

Artinya :

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu melanggar syiar-syiar kesucian Allah, dan jangan (melanggar kehormatan) bulan-bulan haram,* jangan (mengganggu) hadyu (hewan-hewan kurban)** dan qalā’id (hewan-hewan kurban yang diberi tanda) dan jangan (pula) mengganggu orang-orang yang mengunjungi Baitulharam; mereka mencari karunia dan keridaan Tuhannya. Tetapi apabila kamu telah menyelesaikan ihram, maka bolehlah kamu berburu. Jangan sampai kebencian(mu) kepada suatu kaum karena mereka menghalang-halangimu dari Masjidilharam, mendorongmu berbuat melampaui batas (kepada mereka). Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah sangat berat siksa-Nya.

Kemudian ayat inipun mengarahkan orang’-orang mukmin untuk tidak mengganggu binatang al hadyu: hewan kurban, yang sengaja disediakan untuk kurban dan untuk disembelih di masyair al haram yang diperuntukkan bagi orang-orang miskin dan anak yatim baik karena marah ataupun lainnya.

Selanjutnya larangan mengganggu Qalaid: binatang-binatang kurban yang sudah dikalungi dengan tali sebagai tanda disiapkan untuk kurban.

Selanjutnya larangan mengganggu orang yang mengunjungi Baitullah untuk mencari rezeki seperti berdagang dan mencari keridhoan-Nya baik dengan cara Haji maupun umroh.

Kemudian ayat ini menjelaskan setelah selesai bertahalul: selesai mengerjakan ibadah haji dan umroh, maka dibolehkan untuk berburu di luar tanah haram.
Namun di dalam tanah haram tetap tidak dibolehkan demikian juga tidak dibolehkan mencabut tumbuh-tumbuhan dan mengganggu binatang buruan ada di dalam tanah haram.
Dan janganlah melakukan hal yang melampaui batas terhadap orang yang menghalang-halangimu masuk ke tanah haram.

BACA JUGA  Ngaji Tafsir, Juz 6 Surat Al Maidah Ayat  47 Alquran Pedoman Tunggal yang Diridhoi Allah Swt (1)

Dan hendaklah orang mukmin selalu tolong menolong dalam berbuat kebaikan dan ketakwaan. Hal itu semua untuk mewujudkan kebaikan bagi mereka sendiri.
Dan jangan sampai orang mukmin tolong menolong dalam kemaksiatan dan pelanggaran terhadap syariat Allah.

Bertakwalah kepada Allah agar terhindar dari siksanya yang sangat berat.

Wallahu A’lam

Agus Jaya

PP. Pena Kita Sakatiga Indralaya Ogan Ilir Sumsel
085840154015 / 081367472006
Tafsir al Qalam fi Bayani Kalam as Salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button